Kulon Progo-
Read More : Chilwell Debut di Crystal Palace, Akhirnya Main Lagi Sejak September
Memorial Auto -Auto -Auto Kulon Progo atau Kijang Memorial, dua penduduk baru telah ditambahkan.
Dua sepeda dikenal sebagai Yamaha Vega dan Yamaha Jupiter Z Jenis.
Bahkan, kedua sepeda itu berasal dari dua kasus kecelakaan mobil yang berbeda. Dua sepeda adalah pendirian Kantor Polisi Kron Progo setelah merevitalisasi kecelakaan lalu lintas di Jogya Waits National Road di daerah Centro Kron Progo.
IPTU Sarjoko, petugas hubungan masyarakat untuk kantor polisi Kulon Progo, berbicara satu per satu tentang latar belakang sepeda. Dia mengatakan bahwa sepeda Yamaha Vega diberi nomor dengan AB 5498 VC dari sepeda bersama dengan inisial HS.
HS terbunuh pada 19 September 2024 setelah tabrakan dengan truk yang memiliki AB 8209 et al di Jalan Pengassemo di Crocodile, Pengassi.
“Insiden itu menyatakan kematian,” kata Salhoko dalam pesan teks pada hari Selasa (2 November 2015).
Sarjoko menjelaskan bahwa keluarga HS menerima biaya dan membeli sepeda motor baru. HS tidak memiliki ahli waris, jadi sepeda Vega yang ia kendarai selama kecelakaan itu dipindahkan ke kantor polisi Kulon Progo.
“Korban tidak memiliki ahli waris dan hanya satu saudara laki -laki. Karena insiden itu, keluarga korban telah menerima biaya untuk bahan dan kendaraan baru, jadi kami memutuskan untuk memberikan bukti dari kendaraan Yamaha Vega,” kata Sarjoco.
Sepeda motor Yamaha Jupiter Z menghitung AB 2839 TT pada Qingjanmonument dari insiden itu dengan satu kecelakaan dengan DSM awal oleh Banjalan, Ha Gomorio dan Jalansel Mogili Murio pada 6 Juni 2024. DSM meninggal setelah ia dirawat di rumah sakit.
“Jupiter Z disebabkan oleh satu kecelakaan yang mati korban. Untuk kejadian ini, keluarga korban memutuskan untuk memberikan kendaraan Yamaha Jupiter Nopol AB 2839 TT kepada polisi Cron Progo.
Kantor Polisi Kasat Lantas Kulon Progo, AKP Priya Tri Hantoyo, mengatakan bahwa regenerasi monumen kecelakaan diluncurkan kemarin (10/2). Monumen ingin mengingatkan publik tentang pentingnya berhati -hati di jalan umum.
“Kemudian, dengan melihat kondisi kendaraan listrik yang telah rusak parah oleh Raka, pengemudi diharapkan untuk selalu berhati -hati dan akan meningkatkan konsentrasi mengemudi. Dengan cara ini kami akan mencoba mengendalikan pelanggaran dan mencegah kecelakaan lalu lintas di area program Coulomb,” katanya.
Priya mengatakan bahwa lokasi di sekitar monumen kecelakaan itu merupakan kecelakaan yang cukup. Dia menjelaskan bahwa sebagian besar kecelakaan Kron Progo terjadi di sepanjang jalan raya nasional dari Centro ke Femen.
Menurutnya, jalan ini adalah titik yang melelahkan bagi pengemudi dari arah Jogya dan Purworlejo.
“Ini karena disebabkan oleh karakteristik berbagai jalan raya nasional, lereng minimal dan turunan sebagai pemicu pengemudi dengan kecepatan tinggi,” katanya.
“Ini menurut data dari departemen lalu lintas polisi Kulonprogo, yang menyatakan bahwa ada 283 kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Divisi Jalan Nasional Wilayah Kronprogra pada tahun 2024,” tambahnya.
Sebelum ada dua sepeda lagi, Priyo menjelaskan bahwa monumen itu “didekorasi” untuk kecelakaan dengan mobil kunci biru yang menceritakan kisah sedih. Mobil itu adalah kecelakaan fatal pada tahun 2006 di mana empat karyawan Badan Energi Nasional Nasional (BINA) terbunuh di Kulon Progo.
“Pada tahun 2006, badan mobil menjadi saksi yang tenang tentang kecelakaan fatal yang membawa kehidupan empat karyawan ke Badan Energi Nuklir Nasional Batan,” katanya.
Menurut Priyo, penambahan dua badan sepeda motor selain rusa yang hancur dalam kecelakaan lalu lintas peringatan dimaksudkan untuk mengingatkan pengendara motor dan sepeda motor bahwa kecelakaan itu dapat terjadi.
“Sebagian besar kecelakaan lalu lintas yang terjadi didominasi oleh dua rheelers. Pada tahun 2024, 1.229 sepeda motor terlibat dalam kecelakaan lalu lintas di Kulon Progo.
——
Artikel ini naik di Detikjogja. Tonton videonya