Phnom Penh –

Read More : 40.000 ASN Bakal Diuji buat Dipindahkan ke IKN, Anggarannya Rp 5,5 M

Kamboja sedang mencoba membangun foto sebagai tujuan wisata yang ramah bagi umat Islam.

Pantau dosa Timur Tengah, Kamis (1/23/2025) Pemerintah, di mana ia terus mengembangkan berbagai layanan untuk menarik wisatawan dari Timur Tengah dan Asia Tenggara. Tahun lalu, industri pariwisata internasional di Kamboja meningkat sebesar 23%.

Menurut Khmer Times, negara sekarang berusaha menarik lebih banyak pengunjung dari negara -negara Arab untuk mengimbangi ketergantungan mereka pada pasar wisata dari Cina.

Dari semua 6,7 ​​juta wisatawan asing yang mengunjungi Kamboja tahun lalu, sekitar 430.000 (7,3%) berasal dari negara -negara Arab, yang menunjukkan peningkatan hampir 20% dibandingkan dengan 2023.

Selain itu, Times yang dilaporkan dalam sembilan bulan pertama tahun 2024 juga diperoleh oleh lebih dari 123.000 wisatawan Indonesia, negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia.

Kementerian Pariwisata Kamboja telah mendirikan kelompok kerja untuk merancang strategi untuk meningkatkan daya tarik pariwisata di antara wisatawan Muslim yang memiliki potensi untuk membawa keuntungan.

Direktur Yunis Tourism, Taleb Rafat, baru -baru ini menyelenggarakan tur wisata, termasuk anggota keluarga kerajaan. Dia mengatakan bahwa persepsi wisatawan Muslim terhadap Kamboja telah berubah, terutama dengan makanan, akomodasi, dan ibadah di negara di mana sebagian besar penduduknya adalah Buddha.

“Sekarang mereka memahami situasinya,” kata Raft.

Siam Rip menyebut salah satu tujuan paling populer di kalangan wisatawan Muslim. Tn. Penn. Dan beberapa hotel sekarang telah menyediakan dapur untuk menyajikan ruang halal dan doa yang dilengkapi dengan Al -Qur’an.

Menurut TTG Asia Kamboja, baru -baru ini menandatangani perjanjian bisnis dengan UEA, termasuk peningkatan pariwisata. Pada tahun 2024, Emir mulai melayani penerbangan langsung dari Dubai ke Penum Penn melalui Singapura.

Sementara Qatar juga meluncurkan penerbangan langsung antara Penum Penn dan Repellent, dengan berhenti di Ho Chi Min. Selain itu, ATIAS harus mulai mengoperasikan penerbangan antara Abu Dhabi dan Penome Penn pada bulan Oktober.

Ketua Asosiasi Badan Perjalanan Kamboja (CATA), Chai Sablin, mengatakan bahwa pemerintah dan sektor swasta bekerja sama untuk meningkatkan infrastruktur yang mendukung wisatawan Muslim.

Inisiatif yang dilakukan termasuk penyediaan ruang doa di bandara, restoran halal bersertifikat dan layanan yang sensitif secara budaya.

“Banyak wisatawan Timur Tengah adalah pengeluaran tinggi yang secara signifikan dapat berkontribusi pada ekonomi Kamboja,” jelas Sublin.

Komunitas Muslim yang signifikan seperti komunitas yang berlokasi di Penum Penn dan Campote (yang terutama terdiri dari cum Muslim), dan menawarkan pengalaman budaya yang unik bagi wisatawan yang mencari tinggal dan komunitas yang lebih dalam. Lihat Video “Video: CAK IMIN Cover Kami banyak warga negara Indonesia yang bekerja di Kamboja” (UPDATE/UPDATE)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *