Band –
Read More : Cara Kerja Aplikasi ‘Ajaib’ Bitchat, Bisa Kirim Pesan Tanpa Internet
Kepala Kantor Kantor Kota Bandung (DPKP) Rizki Kusrulyadi prihatin dengan tren mata uang perburuan populer. Dia mengatakan bahwa permainan dan perangkat lunak mata uang Jagat memiliki potensi untuk mengganggu situasi stadion.
“Faktanya, inovasi dapat dilakukan, tetapi tidak menghancurkan taman kota. Selain itu, kegiatan menemukan koin yang diluncurkan secara mandiri, dapat menyebabkan penghancuran tanaman dan peralatan berkebun lainnya,” kata Rizki, sebagaimana dikutip Detikjabar, Selasa pada hari Selasa (14/2025).
Koin Jagat adalah kegunaan seperti pencarian harta karun. Peserta mencari koin dunia yang disebut rahasia di beberapa bidang di luar saat ini. Gim ini dicoba karena Anda menjanjikan penghargaan menarik dari ratusan hingga jutaan rupee.
Namun, mata uang yang mencari peserta untuk mencari koin brutal untuk dieksploitasi di taman, mengunggah pagar rumah orang, air limbah dan bahkan memanjat di pohon. Gim ini penuh di Yakarta, Bandung, Surabaya, ke Denpasar.
Gim ini bertanya -tanya di Bandung minggu lalu. Salah satu tips yang dibuat oleh bidang perburuan mata uang adalah di Taman Maluku.
Rizky mengatakan bahwa karena permainan dihancurkan di lapangan kota, DPKP menghubungi pengembang perangkat lunak untuk mengubah gagasan permainan.
“Kami telah fokus pada doa sehingga ide ini tidak dilakukan di taman kota. Namun, kegiatan seperti itu membuat orang di dalam tanaman, yang akhirnya menghancurkan taman,” katanya.
Di sisi lain, ia meminta petugas penjaga konservasi untuk melindungi tim dan menunggu partisipasi masyarakat agar tidak membahayakan.
“Kami mendesak publik untuk melindungi taman kota dengan lebih baik. Jenis permainan ini bisa menyenangkan, tetapi efeknya sangat buruk. Kami juga berharap bahwa pengembang perangkat lunak segera menyesuaikan gagasan permainan,” katanya.
Dikenal, perburuan koin penuh di kota Bandung. Orang -orang berjalan ke tempat -tempat tertentu seperti Taman Maluku untuk mencari koin yang bisa menjadi ratusan uang dan jutaan rupee.
Baca salinan Detikjabar: “Arah koin perburuan yang menang bangga dengan taman yang rusak, ini dikatakan oleh pemerintah kota Bandung.
Unduh aplikasi detikcom sekarang