Jakarta –
Read More : Pesan Ivan Gunawan ke Ayu Ting Ting: Masih Banyak Laki-laki Lain di Dunia
Model dan artis Karen Nijsen memiliki pengalaman sering bepergian keliling negeri, mengikuti ayahnya yang bertugas. Karen Nijsen memiliki ibu dari Minas Gerais dan ayah dari Belanda.
Untuk Detikcom, Karen Nijsen bercerita tentang masa remajanya yang dihabiskan di beberapa negara. Wanita kelahiran Bandung 8 Mei 2000 ini mengaku memiliki segudang pengalaman pernah tinggal di beberapa negara dalam waktu singkat.
“Saat remaja, saya baru menyadari dampak gerakan tersebut di kemudian hari. Ada banyak hal positif dari mengalami begitu banyak budaya, makanan, dan orang yang berbeda. Namun hal ini sulit untuk diciptakan dan dipertahankan dalam jangka panjang. Hubungan,” kata Karen Nijsen, Senin (13 Mei 2024).
“Menurut saya cara terbaik untuk beradaptasi adalah dengan tetap berpikiran terbuka dan tidak takut dengan perubahan,” lanjutnya. “Perubahan tidak bisa dihindari dan sering kali merupakan hal yang baik.”
Beliau lulus di bidang Komunikasi dan Media dari Taunton School di Somerset, Inggris. Ia pernah tinggal di India, Hong Kong, Polandia dan Inggris, dan saat ini tinggal di india. Karen Nijsen biasanya tinggal di satu negara tidak lebih dari 3 tahun.
“Kontrak Ayah biasanya berlangsung selama tiga tahun, jadi kami tinggal di masing-masing negara selama sekitar waktu tersebut sebelum kami pindah,” kenangnya. “Saya paling lama tinggal di Hong Kong karena kami pindah ke sana dua kali, totalnya 6-7 tahun.”
Pindah negara membuat Karen Nijsen mau tidak mau harus cepat beradaptasi dengan tempat barunya. Karen, yang saat itu masih remaja, harus terbiasa dengan rumah baru, sekolah baru, bahasa baru, dan teman baru.
“Kadang-kadang sepertinya tidak ada gunanya berteman karena bagaimanapun kita akan meninggalkan negara ini. Namun dengan sahabat sejati, saya selalu merasa ada jalan. Satu-satunya keluarga tetap saya, jadi saya selalu dekat. Buat kakak-kakak dan orang tuaku, mereka benar-benar menjadi support systemku,” kata Karen Nijsen.
Namun Karen Nijsen memiliki pengalaman berpindah dari satu negara ke negara lain.
“Karena saya sering berpindah-pindah, mudah bagi saya untuk terhubung dengan orang-orang berbeda dari seluruh dunia,” katanya. Namun hal terpenting yang saya pelajari adalah rasa ingin tahu. “Senang rasanya jika tertarik.”
“Dunia ini sangat luas dan beragam,” kata Karen Nijsen. Sayang sekali jika kita tidak membuka pikiran dan hati untuk mengetahui semua ini. Tonton video “Karen Nijsen Kecanduan Mengajarkan Bahasa Inggris kepada Anak” (pus/aay)