Jakarta –

Read More : Telkom Solution dan Indibiz Hadirkan Inovasi Digital di Digiland 2025

Di era teknologi yang sudah maju ini, mengakses berbagai layanan pelanggan menjadi lebih mudah melalui telepon, email, atau media sosial. Sayangnya kemajuan teknologi ini dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bermoral untuk melakukan penipuan.

Melalui aksinya, banyak individu yang disebut dengan customer service yang menawarkan bantuan dalam menyelesaikan permasalahan kepada pengguna layanan tertentu, salah satunya adalah dompet digital. Namun ternyata mereka mempunyai motif tersembunyi seperti mengorek informasi pribadi dan rahasia.

Korban yang tidak waspada bisa saja tertipu oleh penipuan ini. Akibatnya, cerita tersebut hancur. Nah, agar tidak menjadi korban jebakan Badman, penting untuk mengetahui ciri-ciri penipuan layanan pelanggan. sesuatu?

Jangan menelepon dari nomor resmi

Penipu sering kali menggunakan nomor telepon yang terlihat seperti nomor telepon layanan atau organisasi resmi. Namun nomor tersebut palsu karena biasanya diawali dengan angka seperti 021, +621 atau tanda tambah (+) di depan nomor telepon.

Selain melalui panggilan telepon, akun CS palsu juga kerap menghubungi calon korban melalui WhatsApp dan nomor tidak resmi. Jika Anda menerima panggilan dari nomor yang mencurigakan, waspada dan berhati-hati.

Suaranya terdengar dipaksakan

Dengan menyemangati calon korbannya, penipu berkedok CS palsu kerap menimbulkan rasa panik. Misalnya mengatakan ada masalah pada akun Anda. Jika Anda berada dalam situasi seperti itu, penting untuk tetap tenang. Jangan langsung mengambil kesimpulan. Sebaiknya Anda mengidentifikasi ulang peneleponnya.

Permintaan informasi pribadi

Meminta informasi pribadi adalah salah satu cara penipu sering beroperasi. Pengguna CS palsu akan meminta banyak informasi seperti one time password (OTP) atau PIN dengan alasan dapat mengunci akun atau akun pengguna.

Faktanya, CS resmi dari lembaga keuangan tidak akan meminta informasi pribadi Anda saat membantu menyelesaikan keluhan. Mengingat munculnya penipuan yang mengatasnamakan CS, program dompet digital DANA juga menghimbau penggunanya untuk tidak membagikan informasi atau data sensitif kepada siapapun.

Selain itu, DANA juga memastikan seluruh keluhan dan klaim pengguna hanya dikirimkan kepada DIANA di aplikasi DANA, melalui email help@dana.id dan call center DANA 1500 445. CS DANA tidak lagi melayani keluhan melalui WhatsApp.

Selain itu, DANA juga membagikan tips #AwasBadmanTraps untuk penggunanya, antara lain:

Jam tangan

Untuk menghindari sistem CS palsu, penting bagi Anda untuk memantau atau memverifikasi keaslian informasi atau tautan yang menghubungi Anda dan mengaku berasal dari DANA. Jika CS mencurigakan meminta informasi pribadi Anda seperti PIN, OTP, dll, jangan berikan. Pasalnya CS DANA sebenarnya tidak akan meminta informasi pribadi tersebut.

Konfirmasi

Setelah pemantauan, Anda dapat memeriksa informasi/nomor/kontak palsu menggunakan fitur keamanan DANA yang tersedia di aplikasi DANA. Dengan begitu, Anda bisa lebih yakin apakah orang yang menghubungi Anda adalah CS DANA asli atau bukan.

Laporan

Jika masih menemukan aktivitas mencurigakan, segera laporkan ke bagian Laporkan Keluhan di halaman Perlindungan DANA. Terakhir, Anda akan terhubung langsung dengan layanan Komdigi. Hal ini tidak hanya membantu Anda menghindari penipuan online, tetapi juga membantu pengguna DANA lainnya.

Ini adalah cara mudah untuk menghindari Jebakan Badman berupa CS palsu yang dapat merugikan Anda. Jangan lupa ikuti terus informasinya melalui website resmi DANA Indonesia di https://dana.id, serta kanal sosial resmi DANA di Facebook, Twitter, dan Instagram @dana.id serta gunakan layanan DIANA di aplikasi DANA atau melalui email di help@dana .id untuk menghindari metode pihak yang tidak berwenang. Tonton video “Cominfo menerima 572.000 pengaduan penipuan online dari tahun 2017 hingga 2024” (prf/ega)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *