Dortmund –

Read More : Prabowo soal Hasil 100 Hari Kerja: Tradisi dari Mana?

Pertandingan Euro 2024 antara Belanda dan Inggris akan dipimpin oleh manajer Jerman Felix Zwayer. Zwayer diserang dan dikritik oleh Jude Bellingham.

Leg kedua final Euro 2024 Belanda vs Inggris akan dihelat di Stadion Borussia Dortmund, Kamis (11/7/2024) pagi WIB atau sehari setelah laga Spanyol bersama Prancis ke Munich.

Ini merupakan final Piala Eropa kedua bagi Inggris setelah empat tahun sebelumnya. Inggris ingin kembali melaju ke final untuk membalas kekalahannya dari Italia pada 2021.

Namun perjuangan Inggris akan sulit, bukan hanya karena tim Belanda yang bagus, tapi juga karena wasit UEFA yaitu Felix Zwayer. Pengacara ini punya kisah sedih menjadi kaya di Jerman.

Dia diskors selama 6 bulan pada tahun 2005 karena mendapat 300 euro dari rekan setimnya Robert Hoyzer, sebelum bertugas di tim nasional SV Wuppertal dan Werder Bremen pada Mei 2004.

Saat itu Zwayer didaulat menerima penghargaan Wuppertaler. Belakangan, insiden kontroversial lainnya terjadi setelah Zwater memimpin dalam kekalahan 2-3 Borussia Dortmund melawan Bayern Munich pada 021.

Sementara itu, Bellingham mengejek dan mengkritik Zwayer dalam wawancara pasca pertandingan. Pasalnya, Dortmund tidak mendapat penalti di penghujung pertandingan, namun mendapat penalti.

Gara-gara perselisihan tersebut Bellingham didenda lebih dari 40 ribu euro atau sekitar Rp 705 juta.

“Anda bisa melihat keputusannya saat pertandingan. Jika Anda memiliki pengacara yang terlibat dalam pengaturan pertandingan, mengelola pertandingan terbesar di Jerman, bagaimana menurut Anda? ?”

Federasi Sepak Bola Inggris (FA) menolak mengomentari penunjukan Zwayer. Zwayer tiga kali memimpin Euro 2024 yakni Italia dan Albania, Turki dan Portugal, serta babak 16 besar antara Rumania dan Belanda.

Ia akan didampingi Stefan Lupp dan Marco Achmueller sebagai asisten. (mrp/yna)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *