Jakarta –

Read More : Kecuali X, Platform Digital Komitmen Jaga Ruang Digital di Pilkada 2024

Azhar Jaya, Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, mengatakan program pendidikan dokter khusus di rumah sakit (PPDS) baru dibuka untuk anak-anak setempat. Artinya, masyarakat yang tinggal di daerah terpencil akan diprioritaskan untuk menerima proyek pemenuhan kebutuhan dokter spesialis di puskesmas dan rumah sakit umum daerah (RSUD).

Azhar mengaku optimistis penerapan PPDS bisa mempercepat kekurangan 29.000 dokter spesialis, yang sebelumnya membutuhkan waktu 10 tahun jika berbasis universitas dan lima tahun jika berbasis rumah sakit.

“Jadi sekali lagi kami pastikan ketika mereka kembali harus mengabdi di tempat asalnya. 2024) konferensi pers.

Azhar mengatakan, pembekuan izin ini merupakan peringatan bagi dokter spesialis jika masih belum mau berpraktik di daerah asalnya. Hal ini sejalan dengan tujuan utama pemerintah untuk menutup kesenjangan yang telah berlangsung selama puluhan tahun antara kebutuhan dokter spesialis dan kebutuhan pasien.

“Kami tidak ingin rumah sakit daerah kita tidak lagi memiliki dokter spesialis,” tegasnya.

“Iya kita berharap sebelumnya 10-15 tahun dan gap yang ada kurang dari 5 tahun ini kita tutup, mudah-mudahan bisa tercapai, saya yakin bisa dan bisa membantu banyak orang. ,” tutupnya. Saksikan video “Bentuk dukungan pemerintah terhadap peserta PPDS RSPPU” (naf/up)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *