Jakarta –
Read More : Hasil FFWS SEA 2024 Spring Week 5: Wakil RI Kesulitan Kejar Tim Thailand
Berburu koin jagat di berbagai kota di Indonesia saat ini sedang populer. Salah satunya di Taman Langsat, Kebayaran Baru, Jakarta Selatan.
Beberapa waktu lalu, detikTravel mengunjungi Jalan Barito Park. Ada beberapa pengunjung di area taman yang mencari koin Jagat yang belum diketahui lokasinya secara pasti. Jadi para pencari di sana menggeledah seluruh taman, bahkan menggali sedikit tanah di sana.
Padahal, berdasarkan informasi yang disampaikan Jagat melalui Instagram @jagatapp_id, koin Jagat disebutkan tidak berakar di tanah dan berada di area terlarang.
“Koin-koin tersebut tidak berada di tempat-tempat berikut: tertanam di dalam tanah, terendam air, tersembunyi di balik batu atau di tempat lain yang harus dibuka paksa. Dan di tempat terlarang,” demikian keterangan tersebut.
Namun, yang terjadi di lapangan berbeda. Penggalian kecil terlihat di Taman Langsat dekat pilar penyangga situs. Di sana pula detikTravel bertemu dengan salah satu pemburu koin bernama Lintang.
“Saya dari Radio Dalam (saya mencari koin Jagat) tiga hari lalu, tapi masih belum diterima,” kata Lintang.
Lintang juga menyebutkan ada beberapa gerai Jagat Koin di Taman Langsat. Sejauh ini belum ada satupun temannya yang aktif dan rajin mencari lokasi koin tersebut.
Pantauan detikTravel di aplikasi Jagat, Kamis (16/1/2025) untuk Taman Langsat, ada sekitar 6 koin keberuntungan di area taman yang jika ditukarkan bernilai nominal Rp 300 ribu hingga Rp 1 juta.
“Di sini ada tiga (koin Jagat), ada yang perak,” ujarnya.
Berburu koin memang tidak mudah, Lintang mengatakan akan lebih sulit bagi akun non-premium untuk menemukan koin. Namun jika Anda memiliki akun premium, akan lebih mudah dengan adanya fitur saran.
“Ada tipnya, tapi harus bayar premi, harganya Rp 70.000,” ujarnya.
Kurang puas dengan hasil nihil di Taman Langsat. Lintang dan kawan-kawan kemudian berlari mencari koin Jagat di titik lain di Taman Langsat. Simak Video: Maneta Jagat Berakhir Dengan Luka Fasis, Wamenkominfo Ajak Debat (Upd/fem)