Jakarta –
Read More : IDI Buka-bukaan Alasan Banyak Warga +62 Lebih Pilih Berobat ke Malaysia-Singapura
Kasus viral Celebgram (ENS) asal Medan baru-baru ini meninggal dunia setelah menjalani operasi sedot lemak di sebuah klinik di Depok, Jawa Barat. Nyawa ENS diduga tak terselamatkan akibat pecahnya pembuluh darah. Polisi saat ini sedang mendalami kasus kemungkinan kelalaian di klinik tersebut.
Berkaca pada kasus serupa, penyanyi sekaligus ahli bedah plastik Dr Tampi menegaskan, keamanan setiap prosedur pembedahan selalu bergantung pada tiga faktor. Hal terpenting yang dimaksud adalah potensi tenaga medis.
“Prosedur bedah, apapun prosedur pembedahannya, jika tidak dilakukan oleh orang yang tepat dan cara yang benar, ibarat sedot lemak,” ujarnya, Selasa (30/07/2024) saat dihubungi Detikcom.
“Prosedur sedot lemak harus aman dan terukur jika pilihannya jelas. Ini adalah sesuatu yang kami sekolahkan sebagai spesialis bedah plastik dan baru setelah itu kami dapat melakukannya. Seharusnya dokter bedah plastik melakukannya, tapi akhir-akhir ini dokter bedah plastik belum melakukannya karena banyak orang yang pernah mengikuti workshop di ibu kota,” candanya.
Dr Tompi mengatakan, meski proses operasi sedot lemak tidak semudah yang dibayangkan banyak orang, namun sebenarnya prosesnya cukup sederhana. Pertama, periksa riwayat kesehatan pasien. Selain itu, anestesi pada pasien juga dilakukan dalam beberapa tahap.
Mulai dari anestesi ringan hingga pasien tertidur atau tidak sadarkan diri.
“Ini adalah prosedur yang tidak bisa dilakukan sembarangan, pemberian anestesi yang salah pada pasien dapat menyebabkan gagal napas,” ujarnya mengingatkan.
Saksikan video “Aksi Heroik Perawat Selamatkan Anak Saat Gempa Taiwan” (naf/kna)