Jakarta –

Read More : RI Adopsi WiFi 6E & 7, Menkomdigi: Transformasi Digital Tak Bisa Menunggu

Ada begitu banyak kebutuhan berkelanjutan melalui teknologi dalam digital. Misalnya, untuk pembayaran transaksi yang dapat dengan mudah dilakukan, Anda telah dilakukan, misalnya, dengan kode QR atau obligasi digital, termasuk pembayaran korban.

Namun, jenis kenyamanan ini dapat diukur dengan permainan yang tidak bertanggung jawab dan juga telah terjadi. Misalnya, bagaimana hal itu terjadi pada tahun 2023 sebagai kotak nyamuk dengan akun pribadinya.

Oleh karena itu, kita harus lebih berhati -hati saat menggunakan pembayaran dengan kode QR. Di sini Anda akan menemukan beberapa saran yang telah mengisi berbagai sumber untuk menghindari mengajarkan kode QR -QR. Pastikan QR dari lembaga resmi

Yang paling penting adalah Anda harus memastikan bahwa QR yang Anda pindai berasal dari lembaga resmi. Jangan gunakan kode QR dari sumber yang tidak Anda ketahui dari mana asalnya. Ingat nama penerima

Jika Anda memutuskan untuk mengirim uang ke kode QRIS atau QR, periksa nama penerima. Pastikan Kode QR lembaga / perusahaan / lokasi bisnis berasal dari yang Anda maksud. Juga hindari transfer dana atas nama nama pribadi seseorang. 3. Pastikan URL aman

Tidak hati -hati ketika transaksi dengan kode QR dapat dikirim ke tangan kanan. Anda juga dapat terpapar risiko phishing. Phishing dapat berhasil menyebarkan data pribadi, yang bisa salah lagi. Jadi tutupi URL yang ditampilkan saat memindai kode QR. Pastikan memang benar bahwa tidak ada penyimpangan tautan? Jika ada keraguan, ada baiknya mencegah diri Anda. Lihatlah video “video”: bukan asal, ini adalah saran untuk memilih korban yang sehat “(ASJ / ASJ)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *