Jakarta –
Read More : Jadwal Swiss Vs Jerman, Skotlandia Vs Hungaria di Euro 2024 Grup A
Terkait media sosial, golongan darah tersebut menilai dirinya sangat cacat. Orang dengan golongan darah ini sering disebut sakit karena bermeditasi dalam keadaan sulit.
Tak hanya itu, darah darah juga konon tidak pernah marah seumur hidupnya.
“Selalu dari generasi ke generasi Mao: Saya tidak sengaja sakit, demam atau tidak?” Neizen menulis, Tweet tersebut telah dilihat lebih dari 1,8 juta kali dan menarik ribuan komentar.
Tidak sah mereka yang membenarkan kalimat tersebut dan mengatakan bahwa maksudnya sama.
“Sebenarnya saya tidak pernah meninggalkannya agar tidak meninggalkannya, dan saya tidak akan meninggalkannya.”
Apakah itu benar?
“Menurut Presiden Golongan Darah Merah Indonesia Dononeshian Merah,” semua penyakit yang berhubungan dengan kehidupan “berkurang.”
“Golongan darah tidak terlalu merugikan. Karena pola genetik dilatarbelakangi oleh kehidupannya, bukan golongan darahnya,” kata golongan darah tersebut (13 Januari 2015).
Demikian pula, konsep darah tidak diberikan pada banyak penyakit.
Dia berkata:
Alih-alih percaya pada golongan darah dan risiko penyakit, Dr. Linda menekankan pekerjaan golongan darah. Misalnya saja untuk menghindari risiko terjadinya masalah pada saat imigrasi pada keadaan tertentu.
“Golongan darah itulah yang penting untuk dilakukan jika suatu saat kita memerlukan transfusi darah, atau kita memerlukan transfusi darah, atau kita memerlukan rencana untuk mendonorkan darah.”
“Kita tidak setuju dengan golongan darah dari golongan darah, kita bisa menimbulkan masalah”. Simak video “Alasan Indonesia masukkan PDP dari negara lain” (NAF/KNA)