Jakarta –

Media sosial disimpan oleh kasus bahwa salah satu data kendaraan bermotor yang akan dikurangkan oleh pengumpulan utang. Petugas itu dikenal sebagai pihak ketiga yang mewakili pembiayaan.

Video viral diunggah oleh Tiktok -Account @sayanganku__________ yang telah menerima lebih dari 12 ribu komentar dan melihat 5,9 juta kali.

Selain itu, dikatakan dalam riwayat video bahwa pembelian mobil dibuat secara tunai, bukan kredit. Bahkan pemilik mobil sudah memiliki CPC sebagai dokumen pemilik yang valid. Insiden itu terjadi di tempat parkir untuk Park Semarang, Jawa Tengah.

“Maaf, saya hanya berkata pada diri sendiri. Jujur, saya benar -benar trauma, putri saya masih trauma sampai hari ini. Takut tiba,” kata tato besar bahwa dia ingin mengambil mobil saya karena dia mengatakan mobil saya memiliki masalah dengan mereka, “kata dalam video.

Selain itu, kolektor dikatakan ingin mengambil mobil karena masalah dengan sewa.

“Saya membeli mobil tunai jadi saya tidak berpikir saya pernah menangani sewa itu!”

Tetapi penagih utang meminta bukti BPK. Sang ibu kemudian meminta foto rumah BPKB, tetapi koleksi utang masih tidak percaya bahwa mobil itu milik ibu.

Sepotong video lain menunjukkan kolektor yang memeriksa nomor bingkai dan nomor mesin.

Setelah memeriksa nomor mesin dan nomor bingkai. Pengumpul utang kemudian meminta maaf atas data yang tidak pantas.

“Tentu saja, salah, Bridge di Nduwe BPKB (saya punya BPKB),” mendengar suara di video.

Pembiayaan utama (MUF) adalah permintaan maaf kepada pemilik kendaraan atas pengaduan proses inspeksi kendaraan.

“Kami menyesal bahwa insiden itu terjadi dan memahami reaksi yang datang kepada masyarakat,” jelas Muf.

Berikut ini penjelasan MUF yang lengkap.

1. Tim yang terlihat dalam video adalah bagian dari tim pengumpulan eksternal bekerja sama dengan MUF. Ketika membangun kerja sama, MUF telah memenuhi kepatuhan dengan otoritas pengawas, bekerja sama dengan pihak ketiga yang telah disertifikasi oleh sertifikasi profesional penagihan Indonesia (SPPI) .2. Inspeksi kendaraan dilakukan sebagai bagian dari prosedur konfirmasi untuk unit kendaraan yang diduga menjadi unit dengan pinjaman masalah. Ini diperlukan mengingat kebangkitan kegagalan debitur untuk membayar plat nomor kendaraan untuk menghindari kewajiban pembayaran.3. Tim pengumpulan eksternal melakukan proses inspeksi yang sopan dan sesuai dengan prosedur, dimulai dengan meminta izin dari pemilik kendaraan sebelum memeriksa nomor bingkai dan nomor mesin.4. Setelah inspeksi, kendaraan telah terbukti menggunakan plat nomor asli daripada kendaraan kredit yang tidak berfungsi. Sejauh menyangkut penemuan, koleksi waktu -waktu menyampaikan permintaan maaf langsung kepada pemilik unit kendaraan, yang terlihat dalam video yang beredar.5. Saat ini, MUF sedang menerapkan masalah dan akan mengevaluasi kinerja perusahaan pengumpulan eksternal bekerja sama dengan kolaborasi kami, untuk memastikan bahwa seluruh proses faktur dan otentikasi untuk kendaraan diimplementasikan, sesuai dengan peraturan yang relevan dan masih memprioritaskan etika untuk berinteraksi dengan masyarakat.6. MUF bekerja secara optimal untuk memastikan bahwa tagihan tagihan dijalankan sesuai dengan aturan yang ada. Sebagai perusahaan lisensi yang dilisensikan dan dipantau oleh OJK, MUF selalu memenuhi semua aturan tentang proses penagihan dan telah dilakukan untuk melaksanakan semua prosedur dengan profesionalisme, keterbukaan, dan kepatuhan terhadap peraturan yang relevan. Lihat video “In -collector Video di Pelanggan Polisi Gorontalo” (Riar/milik Anda)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *