Kulon Progo –
Read More : Warga Selandia Baru Ucapkan Selamat Tinggal untuk si Patung Aneh ‘Quasi’
Viral di media sosial, sejumlah peziarah Umrah potensial telah ditinggalkan di bandara bandara Yogyakarta. Bandara juga memberikan penjelasan.
Kelompok Kongregasi Umrah ditinggalkan di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA), pada hari Senin (24/2) kemarin. Berita itu langsung viral di media sosial.
Informasi ini pertama kali diunggah oleh akun Instagram @merapi_uncover. Narasi sirkulasi disebutkan jika insiden itu terjadi sekitar 14.00 wibes.
“Min melaporkan hari ini pukul 14:00 WIB.
Kepala hubungan Yia, Ike Yutiane, menegaskan keberadaan kejadian itu. Dia mengatakan jemaat mengalami keterlambatan keberangkatan yang tidak diketahui.
“Kami menemukan bahwa pengguna layanan bandara tiba di YIA dengan maksud bepergian dengan Umrah mengalami penundaan keberangkatan,” katanya.
Ike mengatakan partainya telah memberikan bantuan kepada para peziarah umrah. Mengenai nasib mereka, Ike mengatakan itu adalah domain antara jemaat dan perjalanan.
“Tim kami di lapangan membuat bantuan ketika pengguna layanan bandara berada di area grup keberangkatan bandara YIA. Selain itu, mengenai rincian rencana atau perjalanan adalah otoritas pengguna layanan bandara dan pesta perjalanan,” jelasnya.
Sementara itu, kepala hubungan masyarakat di kantor polisi Kulon Progo, IPTU Sarjoko mengatakan jika insiden ini tidak dilaporkan kepada polisi. Adapun informasi yang ditemukan di bagiannya, para peziarah dibawa kembali ke Jogja pada perjalanan.
“Memang, ada jemaat, Mars, tetapi kemudian dibawa kembali ke Jogja oleh pesta perjalanan,” katanya.
——-
Artikel ini telah terungkap di Detikjogja. Lihat video “Video: Della Puspita Police Fellow Artist untuk dugaan penipuan” (WSW/WSW)