Tokyo –

Read More : Survei Ketimpangan RI: Harta 50 Orang Terkaya Setara Milik 50 Juta Orang Biasa

Beberapa waktu lalu, Taman Nara sempat viral karena ada turis yang menendang seekor rusa. Pengelola taman sangat marah dan keamanan taman diperketat.

Nara Park, lapor Asahi Shimbun pada Selasa (30/7/2024), terletak di kaki Gunung Wakakusa, Kota Nara, Jepang. Didirikan pada tahun 1300, taman ini adalah salah satu yang tertua di Jepang.

Pemerintah setempat telah bekerja sama dengan Yayasan Konservasi Rusa Nara sejak 25 Juli. Sekitar 50 orang, termasuk petugas polisi, pejabat provinsi dan staf yayasan, hadir di setiap sudut taman untuk menarik wisatawan.

Dengan menggunakan pengeras suara dan membagikan selebaran, petugas memastikan bahwa wisatawan berperilaku terbaik di sekitar rusa.

“Rusa tinggal di sini. Mari kita rawat mereka dengan baik,” kata mereka.

Himbauan tersebut disampaikan dalam bahasa Inggris dan Mandarin, serta bahasa Jepang.

Rusa tersebut ditetapkan sebagai monumen alam nasional, dan tindakan apa pun yang membahayakan mereka dapat mengakibatkan tuntutan berdasarkan Undang-Undang Pelestarian Kekayaan Budaya.

Sebuah video yang sempat viral beberapa waktu lalu dan menyedot perhatian memperlihatkan bagaimana seorang pria di taman yang mengenakan kaos putih menendang seekor rusa dan memukul kepala hewan tersebut.

Sejak video tersebut viral, polisi menerima banyak telepon dari masyarakat yang meminta mereka untuk melindungi rusa tersebut.

Bahkan sebelum video tersebut muncul, polisi menerima beberapa pengaduan setiap bulannya.

Suatu ketika, mereka diberitahu, ada turis yang menunggangi rusa kutub di taman. Biasanya, keluhan ditujukan pada orang yang memberi makan hewan selain kerupuk nasi “shika senbei” yang diresepkan.

Namun setelah video itu menjadi viral, polisi mulai menerima lebih banyak panggilan. Tonton video “Jepang menutup tempat foto ikonik dengan latar belakang Gunung Fuji” (bnl/fem)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *