Jakarta –
Read More : Euro 2024: Menang Dramatis, Turki Lolos ke 16 Besar
Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Yasserli sebagai Menteri Ketenagakerjaan dan Emmanuel Ebenezer sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan yang masuk dalam Kabinet Merah Putih. Pada Selasa (22/10) dalam rapat dan serah terima tugas di Gedung Ketenagakerjaan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnakar), Yasirli mengumumkan rencana 100 hari pertamanya menjabat menteri.
“Tantangannya banyak dan tidak mudah. Soal masalah ketenagakerjaan juga harapan Pak Prabhu, kita harus serius. Kita harus berusaha mencari solusi terbaik karena kita punya banyak pemangku kepentingan. Tujuan utama kita begini. Yaserli Said, Pak Visi dan misi Presiden Prabowo dapat tercapai, “Kami mendukung penuh dan kami mempunyai tujuan besar, Indonesia Emas 2045,” kata Yaserli.
Yasserli juga mengungkapkan, langkah pertamanya dalam 100 hari kerjanya adalah mengenai Upah Minimum Provinsi (UMP) yang menurutnya merupakan isu yang sangat strategis.
“Kami yakin dengan kerja sama rekan-rekan pekerja dan dukungan Asosiasi Pekerja Seluruh Indonesia (APIndo), kami akan berusaha mencari solusi yang lebih baik.” katanya.
Tak hanya itu, di 100 hari pertamanya menjabat, Yasirli juga akan menyoroti persoalan penggusuran massal (PHK). Senada dengan keinginan Presiden Prabhu Subyanto, Yasirli mengatakan perlu adanya lapangan kerja baru untuk mengatasi permasalahan PHK.
“Kita perlu mengambil kebijakan, karena kita masih mengambil kebijakan. Saya hari ini bertemu dengan para pimpinan puncak (JPT) untuk melihat permasalahannya. Namun, kami yakin pengangguran atau eksploitasi adalah sisi lain, bagi kami Ada peluang untuk menciptakan lapangan kerja baru,” pungkas Yasserli.
Sementara Saipanarian, sebaliknya, Yasserli mengatakan akan mencoba memetakan persyaratan kualifikasi dan langkah-langkah untuk memenuhi kualifikasi tersebut. Seperti yang diharapkan Menteri Koordinator Perekonomian Erlanga Harato tentang re-skilling dan up-skilling produktivitas dan daya saing sumber daya manusia (SDM).
“Saya melihat Kementerian Ketenagakerjaan sudah banyak berbuat dan harus terus kita tingkatkan. Kurikulumnya harus kita pastikan sesuai dengan kebutuhan industri. Pak Presiden instruksikan kita siapkan sumber daya manusianya. Mereka bisa dikerahkan. Kami akan berkoordinasi dengan Kementerian terkait di luar negeri terkait perhotelan, paramedis dll.
Yaserli berharap di 100 hari pertamanya menjabat, ada terobosan bagi Kabinet Merah Putih untuk bisa menjawab keinginan rakyat. Yasarli menyimpulkan, “Kami juga ingin melanjutkan reformasi birokrasi, ini menjadi tantangan di kementerian itu sendiri, karena akan mempengaruhi kinerja kementerian ini.
Simak Videonya: Buruh Mogok Massal, Apakah UMP Tak Cukup untuk Kehidupan Lebih Baik?
(eds/eds)