Athena –
Read More : Dapat Proposal Investasi Baru Apple, Kemenperin Tetap Tagih Rp 300 M
Yunani sedang dilanda panas ekstrem. Situasi menjadi semakin buruk karena meningkatnya jumlah wisatawan.
Yunani menambahkan nama ke daftar pencarian orang hilang di tengah gelombang panas, demikian laporan Associated Press pada Minggu (16/6). Tadi ada laporan turis Belanda dan Amerika hilang, namun kini jumlahnya menjadi 4 orang.
Dua turis Prancis dilaporkan hilang pada hari Jumat di pulau Sikinos yang terpencil di Cyclades di Laut Aegea. Ada kurang dari 400 penduduk di sana.
Kedua wanita tersebut, berusia 73 dan 64 tahun, meninggalkan hotel untuk bertemu. Setelah itu dia tidak pernah terlihat lagi.
Seorang turis Amerika berusia 70 tahun dilaporkan hilang di pulau Mathraki pada hari Kamis. Turis tersebut terakhir terlihat di sebuah kafe pada hari Selasa bersama dua turis wanita, yang kini telah meninggalkan pulau tersebut.
Seorang turis Amerika (59) telah hilang sejak Selasa di pulau Amorgos. Ia diketahui mendaki sendirian dalam kondisi yang sangat panas.
Amorgos, kelompok pulau Cyclades paling timur, adalah pulau berbatu seluas 122 kilometer persegi (47 mil persegi), dengan kurang dari 2.000 penduduk. Beberapa tahun yang lalu pulau ini mempunyai jumlah pengunjung yang memecahkan rekor, lebih dari 100.000 orang.
Sementara itu, seorang turis asal Belanda (74) yang masuk daftar pencarian orang ditemukan tewas kemarin. Pada hari Minggu, dalam cuaca yang sangat panas, drone pemadam kebakaran menemukannya tergeletak di atas batu, sekitar 300 meter dari tempat terakhirnya.
Pihak berwenang masih mencari empat orang yang dilaporkan hilang dalam beberapa hari terakhir.
Suhu di seluruh Yunani pada hari Sabtu 10 derajat Celcius lebih rendah dibandingkan hari Kamis, ketika suhu melonjak hingga hampir 45 C (113 F). Suhu diperkirakan akan meningkat lagi mulai hari Minggu, meskipun tingkat gelombang panas tidak akan meningkat. Tonton video “Langit Yunani berubah oranye karena debu gurun Sahara” (BNL/BNL)