Phuket –
Read More : Guardiola: Comeback Guendogan ke Man City Mengejutkan!
Untuk mencapai liburan di Thailand, pengemudi taksi online juga menyerang wisatawan Norvivia.
Insiden itu terjadi pada 30 Desember 20224 kemarin. Sebagai akibat dari serangan itu, wisatawan Norwegia sering terjadi di wilayah tersebut. Mereka memiliki acara serupa.
Thaigar, Jumat (1/3/24), melaporkan wisatawan Norwegia memanggil Agil Christian Anderson ke kantor polisi Caron. Dia mengatakan kepada polisi bahwa konflik itu adalah ketidaksepakatan.
Insiden itu dimulai pukul 05.05 pada waktu setempat, ketika Anderson memesan 1 plot yang nyaman untuk didistribusikan di hotelnya di dekat Phuket di hotelnya, hanya 1 kilometer dari titik pickup -nya. Tetapi pengemudi itu meminta Anderson ke bandara internasional sebagai gantinya.
Dan membingungkannya, lalu Anderson meninggalkan mobil. Dan kemudian Anderson diserang.
“Sopir mengambil barang itu dan kemudian dia sering bertemu saya,” kata Anderson.
Akibatnya, Anderson menderita luka -luka dan cedera di kuil kiri, telinga, wajah dan tangan. Jadi dia harus mendapatkan bantuan medis. Untungnya ada CCTV di area yang dapat digunakan sebagai bukti.
“Saya juga seorang sopir taksi selama lebih dari 30 tahun di Norwegia. Perilaku seperti itu dapat menyebabkan larangan seumur hidup di negara saya,” jelasnya.
Terlepas dari horor dan trauma, Anderson masih menyarankan keindahan alam file. Dia percaya bahwa polisi akan mengikuti insiden itu. Polisi juga telah menyelidiki pengemudi.
Dengan petualangan yang sama, wisatawan Rusia mengalami kekerasan dari pengemudi taksi sepeda motor online, ketika dia meminta pengemudi untuk memperlambat kecepatannya karena dia sangat kuat. Video Video “Video: Jakarta Datang Taksi Online dari Vietnam Menggunakan Mobil Listrik” (UPTE/WSW)