Jakarta –

Read More : Diskon 59%, Ini Cara Belanja Produk BRI UMKM EXPO(RT) di E-Commerce Favorit

Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan pemerintah berencana memperluas potensi komersial pabrik kratom. Salah satunya dengan mengubah produk tersebut menjadi tanaman budidaya.

Pasalnya kratom merupakan tanaman hutan yang belum dibudidayakan secara resmi. Artinya masih banyak petani yang hanya mengambil produk ini dari hutan tanpa ada standarisasi atau budidaya yang menjadikannya berkelanjutan.

“Kalau aturannya sudah ada (bisa dijadikan tanaman), maka sekarang sektor kehutanan karena ini tanaman hutan,” kata Amran saat ditemui wartawan di kantor Kementerian Pertanian, Selasa (25/6/2024). dikatakan. .

Namun jika ketentuan mengenai produk ini sebagai tanaman budidaya dilaksanakan, Kementerian Pertanian berencana membentuk koperasi khusus petani tanaman kratom. Dengan demikian, pihaknya bisa mengatur langsung proses produksi pabrik tersebut.

“Tapi kalau ada aturannya, kita akan bentuk koperasi karena sangat menjanjikan bagi petani, kita akan kumpulkan, kita susun agar bisa kita dukung,” tegasnya.

Sekadar informasi, Amran sebelumnya sempat mengatakan harga fasilitas kratom di Indonesia terus turun drastis karena tidak dikelola dengan baik mulai dari tahap pengolahan hingga pemasaran.

Dia mengatakan tanaman kratom, yang awalnya bisa dijual seharga $30 per kilogram, kini hanya berharga $2 hingga $5 per kilogram. Artinya harga produk ini turun lebih dari 80-90%.

“Dulu harganya 30 dolar, tapi sekarang turun menjadi 2-5 dolar. Turunnya banyak,” jelas Amran usai rapat internal mengenai tata niaga kratom di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (20/6) kemarin.

Oleh karena itu, pemerintah kini mulai mengatur bisnis kratom, mulai dari pengelolaan perdagangan hingga pengelolaan produksi. “Meski saat ini harga sedang turun signifikan karena banyak faktor seperti kualitas, distribusi, dan lain-lain, kami ingin nilai keekonomian dan kualitasnya meningkat,” kata Amran.

Tonton juga videonya: Zulha cek harga bahan pokok di Bengkulu jelang Idul Adha. Hasilnya ada di sini

(fdl/fdl)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *