Jakarta –
Read More : Aneka Kopi di Transmart Full Day Sale Diobral Murah Meriah, Mulai Rp 39 Ribuan
PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) resmi mengakhiri “hak penamaan” halte Gelora Bung Karno (GBK) yang diubah menjadi halte DKI Banca Senayan. Direktur Jenderal Transjakarta Welfizon Yuza mengatakan, pemberian nama halte merupakan salah satu bentuk branding bisnis. Selain berkontribusi signifikan terhadap pendapatan perusahaan
Kolaborasi ini menjadi motor penggerak perbaikan sistem transportasi umum Jakarta dan mendukung gaya hidup masyarakat sebagai wujud representasi kota global berkelanjutan, kata Welfizon dalam keterangan resminya, Sabtu (13/7/2024).
Direktur Utama Bank DKI Agus H. Widodo menjelaskan kolaborasi tersebut merupakan langkah penting dalam memperkuat kerja sama Bank DKI dan Transjakarta dalam rangka pengembangan layanan angkutan umum di Jakarta.
“Pencalonan Halte Transjakarta Senayan Bank DKI ini merupakan penegasan kuat atas dukungan Bank DKI dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Jakarta. Kami yakin upaya ini akan mendukung peningkatan kualitas transportasi umum di Jakarta,” Dan dikatakan.
Lebih lanjut, Agus mengatakan, dengan menjadi pemilik hak penamaan Halte Transjakarta Senayan Bank DKI, hal itu akan menjadi awal dari beberapa program kemitraan dan inisiatif strategis lainnya yang dilakukan Bank DKI dan Transjakarta untuk menghasilkan layanan angkutan umum. memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pengguna layanan Transjakarta.
Sekretaris Perusahaan Bank DKI Arie Rinaldi mengatakan, dukungan penuh Pemerintah Daerah (Pempprov) DKI Jakarta juga menjadi kunci keberhasilan inisiatif ini.
Bank DKI berterima kasih atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan Pemerintah Daerah DKI Jakarta sebagai pemegang saham utama, dan berharap kerja sama tersebut dapat terus terjalin dengan baik demi kemajuan transportasi umum di Jakarta. Hal ini juga sesuai dengan visi. Jakarta sebagai kota modern dan berdaya saing global,” kata Arie. (fdl/fdl)