Jakarta –
Read More : Ide Gila Donald Trump Mau Beli Greenland, Picu Kemarahan PM Denmark
Toyota terjerat skandal sertifikasi yang berdampak pada tujuh model mobilnya. Sebanyak 1,7 kendaraan Toyota terkena dampak rumor ini.
Kementerian Transportasi Jepang telah meluncurkan penyelidikan ke kantor pusat Toyota di Prefektur Aichi. Penyelidikan dilakukan setelah Toyota mengaku tidak melakukan proses sertifikasi sebagaimana diwajibkan undang-undang saat menguji kendaraannya. Pemerintah Negeri Sakura akan menanyai banyak pejabat yang terlibat dan memeriksa dokumen terkait uji keamanan yang dilakukan secara melawan hukum.
Toyota mengatakan ada 1,7 juta kendaraan dari tahun produksi 2014 hingga April yang terkena dampak kesalahan dalam proses pemeriksaan sertifikasi, Kyodo News melaporkan. Produsen juga diminta untuk menghentikan pengiriman model yang terkena dampak.
Inilah tujuh model Toyota yang dihentikan distribusinya untuk sementara.
1. Tes Toyota Crown tahun 20142. Tes Toyota Isis tahun 20153. Tes Toyota Corolla Axio tahun 20154. Tes Toyota Corolla Fielder tahun 20155. Tes Toyota Sienta tahun 20156. Tes Toyota Yaris Cross tahun 2015 RX 2015.
Masalah tersebut terungkap setelah pejabat memerintahkan 85 produsen dan pemasok untuk memeriksa apakah kendaraan tersebut telah disertifikasi dengan benar menyusul skandal di kantor pusat Grup Toyota a.
Toyota sebagai pabrikan meyakini bahwa sertifikasi merupakan proses penting sebelum produksi dan penjualan mobil ke konsumen. Hal ini dilakukan untuk memastikan mobil aman digunakan. Secara umum, ada tiga cara untuk mendapatkan sertifikasi.
Pertama, peneliti dan teknisi yang bertanggung jawab atas percobaan telah dipilih. Selanjutnya, pabrikan melakukan tes audit internal dan menyerahkan datanya. Ketiga, menyerahkan data penilaian pembangunan yang relevan untuk sertifikasi. Saat ini, kasus tersebut diidentifikasi dalam dua dan tiga cara.
Ini bukan pertama kalinya Grup Toyota menghadapi masalah terkait sertifikasi, pemalsuan data, dan uji keamanan. Daihatsu pertama kali ditemukan melanggar data pada bulan Desember. Selain itu, pada bulan Januari, anak perusahaan Toyota Industries Corp menemukan penipuan data di beberapa kendaraan diesel. Hino yang masih dimiliki Toyota juga dikabarkan akan hadir pada tahun 2022.
Simak video varian Toyota Rush GR Sport yang sporty dan stylish dengan peningkatan fitur (dry/rgr)