Manchester –
Read More : Alejandro Garnacho di Antara Napoli dan Chelsea
Erik ten Hague memahami kekalahan Manchester United dari Arsenal. Pasalnya, situasi Setan Merah terutama di sektor belakang.
Pada Minggu (13/5/2024) malam WIB, MU menjamu Arsenal di Old Trafford. Butuh kemenangan untuk menjaga kelangsungan kualifikasi Eropa musim depan, MU benar-benar kesulitan menciptakan peluang.
Meski mencetak 14 percobaan dalam 90 menit, hanya dua yang tepat sasaran dan gagal merepotkan David Dea di gawang Arsenal. Dan tim tamu berhasil mencetak satu gol dari total lima kali.
Leandro Trossard mencetak gol pada menit ke-20, memanfaatkan umpan Kai Hauertz. Skor tetap bertahan 1-0 hingga pertandingan berakhir dan Man Utd menderita kekalahan ke-19 di semua kompetisi musim ini.
Pertahanan Man United kembali menjadi sorotan di laga kali ini, terutama terkait gol Trossard, Casemiro tak mampu bangkit cukup cepat untuk menghindari jebakan offside. Ten Hague puas dengan penampilan United melawan Arsenal.
Bagaimanapun, itulah performa maksimal yang bisa dilakukan seorang pemain di tengah potensi badai cedera. Pada laga tersebut, MU kembali harus memasangkan Casemiro dan Jonny Evans sebagai bek tengah.
MU sendiri sedang krisis bek tengah karena seluruh pemainnya berada di ruang perawatan, terakhir Harry Maguire.
“Kami sudah membicarakannya (badai cedera punggung) sepanjang musim. Pastinya bagus jika kami memainkan lini belakang yang sama setiap minggunya,” kata Hague kepada BBC Sport.
“Anda membutuhkan pemain dengan kepercayaan diri tinggi untuk bermain di sana, kami menempatkan pemain di sana yang tidak terbiasa bermain di sana, jadi kesalahan pun terjadi.”
“Saat Anda berada di level setinggi itu, Anda bisa dihukum lawan kapan saja. Atau Anda harus memainkan pemain buruk. Begitulah keadaan kami saat ini.” Tonton video “Bruno Fernandez 10 Rumor Hengkang: Dia Pemain Utama” (mrp/adp)