Benteng Lauderdale –
Read More : Tangis Raphinha Pecah di Italia
Lionel Messi tak mau menyia-nyiakan kesempatan menjuarai MLS 2024. Ia bertekad mewujudkannya bersama Inter Miami.
Messi memutuskan pindah ke Inter Miami tahun lalu setelah menghabiskan 20 tahun di Eropa. Bergabung dengan tim pada pertengahan musim, Messi mampu memimpin Vice City hanya dengan menjuarai Piala Liga edisi pertama.
Sementara di MLS, Messi gagal membawa Inter Miami lolos ke babak playoff karena setibanya di sana, situasi tim sedang tegang dan terpuruk di dasar klasemen. Namun, musim penuh pertama Messi lebih baik.
Inter Miami telah menunjukkan janjinya di MLS musim ini. The Heron mampu memuncaki wilayah Timur dengan 74 poin dan meraih Supporters Shields, berkat poin tertinggi mereka di musim reguler.
Kesuksesan tersebut tak terlalu membuat Messi bahagia. Pasalnya, cita-citanya kini adalah gelar juara Piala MLS yang merupakan trofi tertinggi di negeri Paman Sam, serta melengkapi gelar juara liga domestik dalam kariernya.
Sebelumnya, Messi telah meraih 10 gelar LaLiga bersama Barcelona dan dua gelar Ligue 1 bersama PSG.
“Klub membutuhkan trofi untuk menjadi hebat. Klub ini mengalami musim MLS 2023 yang buruk dan tak lama setelah saya tiba, kami memenangkan Piala Liga, trofi pertama klub,” kata Messi kepada ESPN.
“Ini bagus untuk kami, dan sekarang kami sangat senang bisa lolos ke babak playoff dan mudah-mudahan memenangkan Piala MLS. Tentu saja bagi saya dan yang paling penting adalah klub telah melakukan banyak hal untuk mewujudkannya.”
Inter Miami memenangkan leg pertama Playoff Wilayah Timur melawan Atlanta United dengan skor 2-1 dan hanya membutuhkan satu kemenangan untuk melaju ke semifinal, dalam format best-of-three.
Tonton videonya: Scaloni: Sulit untuk tidak mengandalkan Lionel Messi
Tonton video “Video Mascherano Bertemu Messi, Bakal Jadi Pelatih Inter Miami” (mrp/aff)