Jakarta –
Read More : WhatsApp Rilis Fitur Drafts, Agar Tak Lupa Kirim Pesan yang Belum Selesai
Pilot Super Air Jet memiliki tampilan yang unik. Meskipun sebagian besar pramugari maskapai tampil dengan jas dan gaun, pramugari Super Air mengenakan celana panjang.
Dengan warna dasar coklat, mantel Super Air Jet menarik perhatian. Maya M Zaki, salah satu pramugari mengatakan, hal ini berhasil memberikan warna berbeda pada pesawat lainnya.
“Seragam kita biasanya penerbang, itu gaun, kita pakai celana panjang, kita pakai sepatu, kita tidak pakai sepatu hak, celananya masih celana kargo, kelihatannya santai banget, bukan celana yang biasa dipakai. beda banget, makanya tampilannya “nyaman banget, tetap modern,” kata Maya di luar acara Hub Space di Jakarta Pusat, Jumat (6/9/2024).
Wanita berusia 22 tahun itu menjelaskan, sebagian besar penumpang Super Air Jet yang diterimanya adalah kaum muda. Dengan penampilannya yang familiar, Maya mengaku hal itu memudahkan dirinya bergaul dengan penumpang.
“Minimal Gen Z, penumpang muda, seusiaku, mereka lebih banyak ngobrol, mereka mengajak kita ngobrol dibandingkan dengan orang tua, mereka santai-santai saja di pesawat. Kalau Gen Z, mereka mengajak kita ngobrol, jadi kita lebih banyak ngobrol.” ditambahkan.
“Kami diimbau untuk ngobrol secara personal dengan penumpang, itu yang dianjurkan,” imbuhnya.
Tampilan ini juga memudahkannya dalam bersiap karena cepat dan mudah. Namun pelajaran tentang tata rias tetap diajarkan pada saat pelatihan.
“Kita terbang pagi, kadang malam, susah panggil MUA. Jadi harus bisa berpakaian. Dan kita dididik dengan latihan agar bisa,” tuturnya.
Maya yang merupakan mahasiswa hukum ini mengaku menangani banyak tipe penumpang. Saat dihadapkan pada situasi yang tidak menyenangkan, ia menekankan komitmennya untuk bersikap profesional dan tidak mementingkan perasaan pribadi. (ily/hns)