Jakarta –

Read More : RI Dukung Peningkatan Keterampilan Tenaga Kerja ASEAN Lewat Kolaborasi

Produksi dan ekspor Yaris Cross di Indonesia akan tetap berjalan seperti biasa. Yaris Cross di Indonesia tidak terpengaruh dengan hasil skandal uji sertifikasi Toyota Jepang.

Toyota Yaris Cross menjadi salah satu model yang terkena dampak skandal uji sertifikasi pabrikan asal Jepang tersebut. Selama pengembangan Yaris Cross 2020, sebuah pengujian menunjukkan bahwa Toyota tidak menggunakan standar pengujian yang ditetapkan pemerintah Jepang. Toyota melakukan pengujiannya sendiri dan menggunakan hasil pengujian tersebut untuk mendapatkan sertifikasi Yaris Cross.

Atas temuan ini, produksi dan penjualan Yaris Cross dihentikan sementara. Namun hal ini hanya berlaku pada Yaris Cross di Jepang. Temuan ini tidak mempengaruhi Yaris Cross yang dijual di Indonesia. Oleh karena itu, produksi, penjualan, dan ekspor Yaris Cross produksi Karawang tetap berjalan seperti biasa.

“Tidak akan berdampak pada model Yaris yang ada di Indonesia, maupun model Yaris ekspor kita yang akan beroperasi normal karena modelnya berbeda,” kata Wakil Direktur Toyota Motor Manufacturing Indonesia Bob Azam saat dikonfirmasi detikOto, Selasa (04/06/2024). ).

Lebih lanjut Bob mengatakan, kesalahan tersebut juga tidak berpengaruh pada fitur keselamatan atau performa mobil. Konsumen tetap dapat menggunakan kendaraannya tanpa rasa khawatir.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi dan Pariwisata Jepang menugaskan 85 pembuat mobil dan pemasok suku cadang untuk menyelidiki apakah sertifikasi telah diperoleh dengan benar di perusahaan grup Toyota menyusul skandal kualitas baru-baru ini.

Diketahui bahwa Toyota menyelidiki permohonan sertifikasi dengan menguji dengan metode yang menyimpang dari standar pemerintah dan memberi tahu departemen tersebut pada 31 Mei.

“Kami dengan tulus meminta maaf atas masalah atau ketidaknyamanan apa pun yang mungkin ditimbulkan kepada pelanggan dan pemangku kepentingan yang telah mempercayai Toyota menyusul masalah sertifikasi yang baru-baru ini ditemukan di Hino Motors, Ltd. dan Daihastu Motor Co., Ltd. dan Toyota Industries Corporation,” tulis Toyota dalam sebuah pernyataan. pernyataan resmi.

Toyota mengonfirmasi setelah melakukan pemeriksaan internal terhadap kendaraan yang terkena dampak bahwa tidak ada masalah hukum dan peraturan. Oleh karena itu, pemilik kendaraan yang rusak tidak perlu khawatir dalam mengemudikan kendaraannya. Tonton video “Tes Lengkap Bensin Toyota Yaris Cross S: Serunya Keluar Kota!” (kering/rgr)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *