Jakarta –
Read More : Uji Klinis di RI Makin Turun Tiap Tahun, Kalah Jauh dari Singapura-Thailand
Pemerintah Jepang melalui Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi dan Pariwisata (MLIT) telah mengungkap skandal yang dilakukan berbagai produsen mobil di sana. Tak hanya Toyota-Daihatsu, industri roda dua pun turut terkena skandal pengujian mobil.
Yamaha Motor Co., Ltd. Skandal pengujian mobil di Jepang. Pabrikan berlogo Tuning itu telah diperintahkan oleh MLIT Jepang untuk menyelidiki apakah ada praktik penipuan dalam permohonan persetujuan jenis kendaraan. Yamaha telah diminta melakukan penyelidikan internal.
Hasilnya, fakta yang tidak pantas terdeteksi dalam dua uji sertifikasi, dan kami memberi tahu kementerian pada 31 Mei. Kami menanggapi tindakan tidak pantas ini dengan serius dan sangat menyesalinya. Kami dengan tulus meminta maaf atas pelanggaran kepercayaan pelanggan, mitra bisnis, pihak terkait lainnya, dan pemangku kepentingan lain di sekitar perusahaan kami, dan kami telah menguji ulang kendaraan yang dihentikan serta kendaraan yang sebelumnya dikirimkan kepadanya. laporan kasus ketidaksesuaian tidak akan menjadi masalah dalam penggunaan sebenarnya,” tulis Yamaha dalam siaran persnya dikutip Selasa (4/6/2024).
Yamaha melakukan penyelidikan dengan menanyakan kepada petugas yang menyelenggarakan tes sertifikasi dan menyiapkan dokumen lamaran dalam 10 tahun terakhir apakah mereka pernah berpartisipasi, melihat, atau mendengar aktivitas penipuan ini. Yamaha juga melakukan peninjauan dokumen untuk memastikan bahwa dokumen permohonan disiapkan dengan benar berdasarkan laporan pengujian sertifikasi internal.
“Selanjutnya kami telah melakukan wawancara dengan pihak-pihak terkait terkait kasus-kasus yang menimbulkan kecurigaan. Untuk menjamin independensi dan imparsialitas, investigasi tersebut dilakukan oleh badan investigasi eksternal di bawah arahan Departemen Audit Komprehensif kami. dilakukan dalam kondisi selain yang ditentukan. Selain itu, kami mengkonfirmasi kasus di mana nomor sasis kendaraan selain yang diuji salah dimasukkan dalam aplikasi uji tekanan suara klakson,” kata Yamaha.
Sepeda motor Yamaha yang terkena dampak antara lain Yamaha YZF-R1 (deviasi uji kebisingan), Yamaha YZF-R3, dan Yamaha TMAX (deviasi uji tekanan suara klakson).
DetikOto mencoba konfirmasi ke pihak Yamaha Indonesia untuk menanyakan apakah model di Indonesia juga terdampak. Namun, pemandu. General Manager Pemasaran dan Humas PTYamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Antonius Vidiantoro, belum menanggapi kabar ini. “Yamaha Lexi LX 155 Diluncurkan, Memanaskan Pasar Skutik!” (rgr/din)