Jakarta –

Read More : RI-China Teken Kerja Sama Cegah Kapal-kapal Tak Layak Berlayar

Program Pangan Gratis (MBG) tidak memasukkan susu sapi sebagai makanannya. Hal itu diketahui saat penggunaan MBG di SD Angkasa 5, Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Senin (6/1/2025).

Berdasarkan analisa detikcom, paket MBG yang dibagikan di SD Angkasa 5 berisi nasi putih, ayam teriyaki, buncis dan wortel, bahkan pisang. Naudi Valdrino, Wakil Presiden II Menteri Perhubungan RI, mengatakan penggunaan MBG selanjutnya akan menghasilkan susu baru.

Jadi susu itu tidak kita lihat di Halim Perdana Kusuma hari ini, tapi saya mendapat informasi dari dapur bahwa susu itu akan diantar besok atau lusa, kata Valdrino kepada wartawan, Senin (22/12). /1/2025).

Namun, kata dia, menu MBG saat ini sudah disesuaikan dengan kebutuhan gizinya. Valdrino mengatakan, Badan Gizi Nasional (BGN) telah memberitahukan tiga perwakilannya ke Dinas Kesehatan Masyarakat (SPPG) untuk memastikan kandungan gizi pangan MBG.

“Jadi yang ingin saya tekankan di sini adalah makanan gratis yang diberikan itu berdasarkan standar gizi yang dibutuhkan oleh anak-anak kita, ibu menyusui, dan ibu hamil,” ujarnya.

Dalam pengukuran gizi, Valdrino mengatakan, BGN menggunakan Angka Kecukupan Gizi (AKG). Sepanjang memenuhi kebutuhan pangan, ada tidaknya susu sapi bisa dikatakan sama dengan produk lainnya.

“Jadi asal sesuai, menurut saya apa pun bahan yang digunakan, yang penting bahannya sehat, yang penting bahannya disukai masyarakat, dan yang penting bahannya juga datang. dari desa. di sekitar isi SPPG,” tutupnya.

Sementara itu, Menteri Koperasi (MENCOP) Budi Ori Setiadio mengatakan, kebutuhan susu di SPPG Khusus Halim Perdana Kusuma akan dipenuhi besok. Di Jakarta, kata dia, pasokan susu sapi belum mampu memenuhi kebutuhan MBG.

Susunya belum siap, kata Budi Ari.

Budi Ari juga mengatakan, peternakan sapi perah seperti Jatim sudah menyediakan susu sapi sebagai salah satu pangan utama MBG. Sementara saat ini Koperasi Susu Batu mampu menyuplai 1,3 juta liter per hari.

Namun diakuinya, banyak daerah yang sudah menyediakan susu seperti Jawa Timur. Sementara itu, dia mengaku agak sulit mendapatkan susu sapi di wilayah Jakarta.

“Perkumpulan sapi perah kita yang terkuat ada di Jatim. Di Malang saja sudah ada. Kalau di Jakarta sulit,” tutupnya. (RWB/RRD)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *