Düsseldorf –
Read More : Vincenzo Montella, ‘Wakil Italia’ Terakhir di Euro 2024
Swiss tampil impresif sepanjang Euro 2024. Pelatih Swiss Murat Yakin optimistis anak asuhnya mampu mempertahankan rekor bagus saat melawan Inggris.
Murat Yakin akan memimpin Swiss saat menghadapi Inggris pada babak perempat final di Duesseldorf Arena, Sabtu (7 Juli) malam WIB. Laga tersebut akan menjadi pertemuan pertama kedua negara sejak The Three Lions menang 2-1 dalam laga persahabatan pada 2022 lalu.
Swiss memang lebih buruk dari Inggris jika melihat hasil head-to-head. Rossocrociati belum pernah mampu mengalahkan rivalnya dalam 13 pertandingan. Swiss mencatatkan 10 kekalahan dan tiga kali imbang, dengan kemenangan terakhir mereka terjadi 2-1 di kualifikasi Piala Dunia 1981.
Namun Swiss punya peluang emas untuk mengakhiri rekor buruknya setelah penampilan impresif Granit Xhaka dkk. Di Piala Eropa, Swiss tak terkalahkan dalam empat pertandingan. Swiss berhasil membuat geram tuan rumah, Jerman, dengan hasil imbang 1-1 di laga terakhir penyisihan grup, dan kemudian mengalahkan juara bertahan Italia 2-0 di babak 16 besar.
“Kami bermain melawan Jerman dan melakukannya dengan baik. Kami bermain melawan Italia, yang juga merupakan tim besar, jadi mengapa kami tidak bisa mengalahkan Inggris?” kata Murat Yakin, dikutip Reuters.
“Kami berada dalam situasi yang baik sekarang. Kita lihat saja, ini tantangan yang bagus dan tim saya siap menghadapi pertarungan berat melawan Inggris,” tambah pelatih asal Turki itu.
Mengingat kecepatan Swiss yang bagus, performa Inggris pun kurang meyakinkan. Harry Kane dan kawan-kawan hanya menang sekali dalam tiga pertandingan penyisihan grup, sebelum berjuang melawan tim lemah Slovakia di babak 16 besar. Tonton video “Bellingham menanggapi kritik dengan gol dan kemenangan” (rin/krs)