Jakarta –
Read More : Kijang Innova Reborn Diesel tapi Kepemilikan Ke-2? Segini Pajaknya per Tahun
Suzuki Motor Corporation (SMC) memutuskan menutup pabrik perusahaan mobil tersebut di Thailand. Pabrik Motor Suzuki Thailand Co., Ltd. (SMT) akan berhenti beroperasi pada akhir tahun 2025.
Keputusan ini diambil sebagai bagian dari peninjauan kembali struktur produk global Suzuki, kata Suzuki Motor Thailand dalam siaran persnya, Minggu (9/6/2024).
Hal ini sekaligus mengakhiri produksi Suzuki di Thailand yang sudah berjalan sejak Maret 2012. Di sana, Suzuki memproduksi 60.000 unit untuk penjualan lokal dan ekspor.
Pabrik di Thailand memproduksi sedan Suzuki Ciaz, hatchback Celerio, dan hatchback Swift. Model-model ini ditujukan untuk program mobil ramah lingkungan di Thailand, yang menurut para pakar industri sedang menyusut dan kesulitan mendapatkan momentum.
Suzuki mengatakan keputusan itu merupakan bagian dari peninjauan kembali struktur produk globalnya. Artinya Suzuki akan memfokuskan produksinya di negara lain di Asia seperti Jepang, India, dan india dimana Suzuki memiliki basis pasar yang kuat. Artinya Suzuki akan beralih ke model bisnis importir/distributor di Thailand.
“Bahkan setelah penutupan pabrik, SMT akan tetap melanjutkan penjualan dan layanan purna jual untuk memenuhi kebutuhan pelanggan di Thailand melalui pabrik di kawasan ASEAN serta impor CBU dari Jepang dan India,” ujarnya.
“Selanjutnya, untuk berkontribusi dalam mencapai tujuan netralitas karbon yang diusung pemerintah Thailand, perusahaan akan memperkenalkan model listrik termasuk HEV (kendaraan hybrid),” lanjut Suzuki.
Pabrik Suzuki di Thailand didirikan pada tahun 2011 setelah pemerintah Thailand mengumumkan proyek mobil ramah lingkungan pada tahun 2007. Pabrik mobil tersebut mulai berproduksi pada tahun 2012 dan memproduksi 60.000 unit setiap tahunnya, termasuk ekspor.
Pada saat yang sama, untuk mempromosikan netralitas karbon dan elektrifikasi secara global, Suzuki telah mempertimbangkan untuk merampingkan lokasi produksi global dalam grup tersebut.
Oleh karena itu, kami memutuskan untuk menutup pabrik SMT pada akhir tahun 2025, ujarnya. Simak video “Suzuki Jimny 5 Pintu Warna-warni Ramah Keluarga, Harga Mulai Rp 520 Jutaan” (rgr/mhg)