Jakarta –
Read More : 7 Manfaat Hati Ayam bagi Kesehatan dan Risikonya
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menanggapi kebingungan survei peserta Program Pendidikan Dokter Khusus (PPDS) yang mengalami depresi bahkan pikiran untuk bunuh diri. Menteri Kesehatan Budi mengatakan, proses screening dilakukan oleh ahli kesehatan jiwa.
Menurut Menkes Budi, perhatian utama adalah memberikan pertolongan profesional kepada tenaga medis yang membutuhkan pertolongan kesehatan jiwa. Belakangan ini banyak orang bertanya tentang metode survei yang sebenarnya bukan fokus utama.
“Psikiatri harus menyelesaikan masalah ini. Kita harus fokus, kita ingin pastikan mereka yang ingin menjadi dokter spesialis yang masih kekurangan, tidak berhenti,” kata Menteri Kesehatan Budi di Pelayanan Kesehatan Nasional. Konferensi. (Rakerkesnas) 2024, di ICE BSD, Kabupaten Tangerang, Rabu (24/4/2024).
“Motivasi kami untuk mengidentifikasi mereka yang sakit, segera mengobatinya agar bisa sehat kembali, itu yang kami inginkan,” imbuhnya.
Menteri Kesehatan Budi mengatakan, peserta PPDS harus bisa mendapatkan pelayanan terbaik, salah satunya terkait masalah kesehatan jiwa. Hal ini penting untuk meningkatkan proses pendidikan bagi dokter spesialis.
Apalagi, Indonesia saat ini sedang mengalami kekurangan dokter spesialis.
“Sudah saatnya teman-teman PPDS mendapatkan pelayanan yang baik dan tidak terjerumus ke dalam permasalahan kesehatan jiwa yang kita lihat. Hal ini memerlukan dukungan semua pihak dan yang terpenting tekad kita untuk memperbaiki keadaan,” kata Budi. .
“Saya minta yang dikritik jangan defensif, lihat kritiknya bagus atau tidak, kalau bagus perbaiki,” ujarnya. Tonton video “Anak usia 5-9 tahun bilang mereka bisa menderita depresi” (avk/up)