Jakarta –

Read More : MU Vs Bilbao: Onana Masih Bikin Ketar-ketir

Subholding Jasa Survei BUMN, PT Sucofindo, saat ini beroperasi di Halmahera Timur, Maluku Utara. Untuk mendukung perkembangan dan kemajuan bisnis, perusahaan melakukan ekspansi dari layanan pengujian, inspeksi dan sertifikasi (TIC) dengan membuka Buli Site Laboratory baru.

Peresmian laboratorium PT Sucofindo Site Buli dihadiri sejumlah pejabat antara lain Bupati Halmahera Timur Ubaid Yakub, Ketua DPRD Halmahera Timur Jhon Ngaraitji, Kepala Cabang Sucofindo Makassar Dedih Budiawan Sugianto, Wakil Direktur PT Sucofindo Natural Resources E-Services, Effend. Direktur SBU Mineral Sucofindo Paolo Manurung.

Upacara pembukaan lembaga penelitian dilakukan dengan pemotongan pita dan pemotongan tumpeng. Proses dilanjutkan dengan field trip yang dihadiri oleh para manajer dan top manager PT Sucofindo.

Bupati Ubaid Yakub mengatakan, pemerintah Halmahera Timur menyambut baik kehadiran laboratorium PT Sucofindo Site Buli karena akan mempersingkat waktu bagi industri pertambangan Halmahera Timur untuk melakukan uji nikel.

“Kami menyambut baik kehadiran PT Sucofindo dari tempat pengujiannya karena saat ini kita mengetahui konsentrasi nikel yang dibuat para penambang di Halmahera Timur diuji di luar wilayah administrasi Halmahera Timur,” kata Ubaid Yakub.

Direktur SBU Mineral Sucofindo Paolo Manurung juga mengatakan, lokasi pengujian PT Sucofindo Site Buli akan memudahkan perusahaan tambang dalam melakukan pengecekan kadar nikel.

“Tujuan dibangunnya Buli Site Laboratory adalah untuk menekan waktu dan biaya sehingga sesuai dengan kebutuhan dunia usaha,” kata Paolo.

Sementara itu, Direktur Subdivisi Jasa Sumber Daya Alam PT Sucofindo Nur Effendi berharap para pengusaha dapat memanfaatkan laboratorium dengan lebih akurat dan efisien.

“Kami juga berharap para pelaku usaha bisa berbuat lebih baik lagi sehingga kami bisa bekerja lebih akurat dan hemat biaya,” kata Nur Effendi. (fdl/fdl)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *