London –
Read More : Timnas Indonesia Bungkam Filipina, Shin Tae-yong: Kita Bisa Cetak Sejarah
Gareth Southgate berbicara untuk pertama kalinya sejak mengundurkan diri sebagai manajer Inggris. Ia mengaku tak ingin terburu-buru menjadi seorang profesional.
Southgate pensiun dari The Three Lions setelah dikalahkan Spanyol di final Euro 2024. Inggris menjadi runner-up turnamen tersebut untuk kedua kalinya berturut-turut setelah kalah dari Italia pada 2021.
Selama melatih Inggris, Southgate telah mengantarkan Inggris melaju ke turnamen besar, seperti peringkat empat Piala Dunia 2018 dan perempat final Piala Dunia 2022, serta peringkat ketiga 2018/19. di Liga Bangsa-Bangsa UEFA.
Sayangnya, tidak ada trofi yang diberikan. Dua bulan setelah kekalahan di Berlin, Southgate akhirnya buka suara tentang kehidupan barunya sebagai bos Lions.
Untuk saat ini, Southgate sedang menikmati kebebasannya dan belum memikirkan langkah selanjutnya. Meskipun Southgate diperkirakan akan mengambil alih Manchester United musim panas lalu sebelum kontrak Erik ten Hag diperpanjang.
“Saya mendapat banyak tawaran, saya sangat terbuka dengan masa depan. Mungkin di sepak bola, mungkin di luar sepak bola,” kata Southgate kepada Sky Sports.
“Saya hanya ingin istirahat dulu, nikmati waktu saya, isi ulang tenaga saya, baru saya putuskan. Orang-orang akan paham betul bahwa saya perlu mengisi ulang tenaga,” sambungnya.
“Saya menikmati hidup, saya tidak ingin terburu-buru. Saya ingin mengambil keputusan terbaik.” Tonton video “Gareth Southgate mengundurkan diri setelah Inggris gagal menjuarai Euro 2024” (mrp/aff)