Jakarta –
Read More : Google Doodle Hari Ini Rayakan Rendang, Lamak Bana!
OpenAI akan mendapatkan popularitas dengan diluncurkannya ChatGPT pada akhir tahun 2022. Akibatnya, permintaan akan kecerdasan buatan (AI) semakin meningkat.
Namun yang mengejutkan, nama OpenAI tidak diciptakan oleh Sam Altman, yang kini menjabat sebagai CEO perusahaan. Pemikirannya sungguh mengejutkan.
Dia adalah Elon Musk. Hal itu diungkapkan pimpinan SpaceX dan Tesla di acara Lion Cannes.
Saat itu, Elon Musk membahas tentang inovasi teknis, AI, dan masa depan teknologi. Ia mengaku mendirikan organisasi OpenAI pada saat yang sama, namun keluar setelah tiga tahun. Ia bahkan menggugat perusahaan tersebut dengan tuduhan OpenAI melanggar prinsip pendirian perusahaan.
Elon Musk mengatakan dia mendirikan OpenAI untuk bersaing dengan Google. โIni adalah dunia yang sangat unipolar di mana Google benar-benar mendominasi AI,โ kata Business Insider mengutipnya.
Elon juga menegaskan bahwa “Saya menamakannya”.
Terkait hal tersebut, Elon Musk pun mengutarakan kritiknya terhadap OpenAI. Menurutnya, perusahaan tersebut didirikan dengan banyak niat baik. Dalam OpenAI, Open berarti sumber terbuka.
โSekarang ini adalah sumber tertutup untuk AI, yang berbeda dari yang direncanakan. Saya tidak tahu bagaimana bisa seperti ini,โ kata Elon Musk.
Sekadar informasi, Elon Musk bersama Sam Altman dan investor lainnya mendirikan OpenAI pada Oktober 2015. Pada Juni 2020, OpenAI mengumumkan model bahasa GPT-3, yang dilatih pada triliunan kata di Internet. Peluncuran ChatGPT pada akhir tahun 2022 dengan cepat meningkatkan minat terhadap Gen AI. ChatGPT mampu berkomunikasi secara percakapan, menjawab pertanyaan lanjutan, mengakui kesalahan, menantang asumsi yang salah, dan menolak permintaan yang tidak pantas.
Menurut Financial Times, perusahaan ini memperoleh pendapatan $2 miliar, dan investor sebelumnya menilai startup San Francisco ini bernilai lebih dari $80 miliar. OpenAI yakin mereka dapat melipatgandakan pendapatan ini pada tahun 2025 karena mereka adalah pemimpin dunia dalam pengembangan dan penelitian Gen AI.
OpenAI sedang mempertimbangkan untuk membuat chip AI-nya sendiri. Hal ini tidak mengherankan, mengingat OpenAI ingin mengubah dirinya menjadi perusahaan berorientasi bisnis yang membutuhkan lebih banyak daya komputasi untuk melatih model bahasa berukuran besar. Tonton video “Elon Musk Menuntut OpenAI karena Mengkhianati Misi Pendiriannya” (afr/afr)