Jakarta –
Read More : Pendiri Google Minta Karyawan Kerja Keras: 60 Jam Tiap Minggu!
Investor teknologi Jepang SoftBank telah membatalkan rencananya untuk mengerjakan chip kecerdasan buatan (AI) dengan Intel, yang telah dirancang untuk menantang dominasi Nvidia di bidang tersebut.
Menurut Financial Times, mengutip sumber yang mengetahui masalah tersebut, SoftBank membatalkan rencana tersebut karena Intel tidak dapat memenuhi persyaratan yang ditentukan.
Mereka juga menyalahkan Intel karena membatalkan rencana ini, karena Intel tidak dapat memenuhi persyaratan terkait ukuran dan kecepatan. Kini SoftBank beralih ke perusahaan chip lain, TSMC, pembuat chip dengan volume terbesar di dunia.
Kabar ini muncul setelah Intel mengumumkan rencananya untuk menurunkan biaya produksi, termasuk merumahkan ribuan pekerjanya, seperti dilansir Detek Eye Net dari Reuters, Jumat (16/8/2024).
Seperti diberitakan sebelumnya, situasi Intel saat ini sedang kurang baik. Laporan baru mengatakan pemegang saham menggugat mereka karena mereka mempunyai masalah yang menyebabkan pendapatan mereka turun, karyawan dipecat, dan dividen dihentikan, menyebabkan harganya turun $32 miliar dalam satu hari. Sebagai pemegang saham, mereka merasa tidak diberi tahu ketika Intel mengungkapkan kepada publik bahwa bisnis intinya, yaitu pembuatan chip untuk perusahaan lain, beredar dan menghasilkan miliaran dolar bagi Intel. Situasi ini terjadi pasca diumumkannya PHK terhadap 15% total tenaga kerja di Intel, yakni lebih dari 15 ribu lapangan kerja. Mereka juga berhenti membayar dividen kepada pemegang saham mulai kuartal keempat tahun 2024 sebagai bagian dari restrukturisasi untuk menghemat biaya sebesar US$10 miliar pada tahun 2025.
Intel juga mencatat kerugian sebesar $1,61 miliar setelah pendapatannya turun 1% menjadi $12,83 miliar. Intel juga kesulitan bersaing dengan rival yang mungkin menikmati pertumbuhan bisnis karena semakin populernya AI, misalnya AMD, Nvidia, Samsung, dan TSMC. Saham Intel juga turun 26% menjadi $21,48 per saham pada 2 Agustus, sehari setelah merilis laporan keuangan terbaru, mengumumkan PHK dan menangguhkan dividen.
Tonton video “Huawei ciptakan chip AI untuk bersaing dengan Nvidia H100” (asj/rns)