Jakarta –
Read More : Ngeri! Perubahan Iklim Bisa Susutkan Ekonomi Negara hingga 17%
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meluncurkan program subsidi baru untuk bahan bakar minyak (BBM) dan listrik. Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Dadan Kusdiana mengatakan pihaknya sedang menyusun data dan opsi kebijakan tersebut.
Perubahan kebijakan bantuan ini juga dibahas Presiden Prabowo Subianto bersama jajarannya. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia ditunjuk langsung oleh Prabowo sebagai ketua kelompok khusus pembahasan bantuan tersebut.
“Ini masih dibicarakan. Pak Menteri lapor ke Presiden, saya harus siapkan opsi di bawahnya, pertimbangkan datanya, terutama datanya dari mana. Dan Kementerian Perekonomian, Jakarta Pusat, Kamis (11/1/2019). 2024).
Dadan juga menyiapkan data siapa yang akan mendapatkan uang di masa depan. Untuk mendukung penyiapan data, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menggandeng Badan Pusat Statistik (BPS).
“Kami akan undang BPS, BPS itu database nasionalnya,” jelasnya.
Pihaknya menegaskan, mereka juga akan mengerjakan tuntutan kebijakan bantuan baru tersebut. Ia pun mencontohkan bagaimana menentukan syarat-syarat program bantuan elektronik.
“(Hasilnya) Menteri, Menteri hingga Presiden, untuk rumah ini kita sampaikan, berapa tarif kWhnya, mana yang akan tersedia, mana yang tidak, nanti daerah-daerah itu yang akan diputuskan, tim kami akan buatkan. pilihannya,” tutupnya.
Terkait rencana perubahan kebijakan bantuan menjadi Bantuan Langsung Tunai (BLT), Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sudah buka suara. Bahlil mengatakan BLT merupakan salah satu opsi kebijakan ke depan. Sebab, keputusan itu perlu dibicarakan kembali.
“Caranya banyak. Ada lagi yang seperti itu. Nanti keputusannya akan diumumkan setelah kerja kelompok ini, sudah siap, akan kita laporkan ke presiden,” kata Bahlil, di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada hari Kamis. (31/10/2024).
Prabowo meminta Bahlil, selaku Ketua Pansus mempertimbangkan hibah, menyusun data keuangan sebagai referensi kebijakan Prabowo.
“Selain itu, beberapa kegiatan terkait usulan dana juga sudah kita bahas dan sedang kita bahas. Oleh karena itu, kami terpilih sebagai ketua rombongan dan akan segera melaporkan. Kami adalah keputusan Presiden ke depan (ada/red ).