Jakarta –

Read More : Eddy Soeparno: QRIS Terbukti Bantu UMKM-Ciptakan Efisiensi

J.CO Donuts merupakan perusahaan yang bergerak di bidang makanan dan minuman, terutama donat, kopi dan yogurt. Perusahaan ini memiliki banyak cabang di seluruh wilayah Indonesia serta beberapa wilayah di luar negeri. Banyak orang mengira J.CO adalah merek asing.

Menurut catatan detikcom, J.CO merupakan perusahaan asli Indonesia. Toko donat ini didirikan oleh Johnny Andrean, pria kelahiran Singkawang, Kalimantan Barat pada tahun 2006.

Johnny dikenal memiliki kemampuan manajemen bisnis karena terbukti memiliki perusahaan salon ternama Johnny Andrean Salon dan franchise BreadTalk yang kini telah berganti nama menjadi MAKO di Indonesia selain mendirikan J.CO.

Salon Johnny Andrean adalah bisnis pertama yang dijalankan Johnny. Ia memulai usahanya pada tahun 1980an setelah pertama kali pindah ke Jakarta pada tahun 1970. Johnny mendirikan bisnis salon ini tidak lepas dari keahliannya dalam menata rambut yang menurutnya diturunkan oleh ibunya.

Berbagai kesulitan dialami Johnny, misalnya sebelum krisis keuangan tahun 1998, ia tidak mampu mempertahankan karyawan.

Salonnya dirampok. Sebanyak 19 salon dijarah dalam tragedi tahun 1998. Meski mengalami kerugian besar, namun mental wirausaha mereka tidak runtuh begitu saja, itulah yang membuat salon-salon tersebut tetap bertahan hingga saat ini.

Johnny Andrean Salon kini menjadi salah satu salon terkenal dan banyak dikunjungi oleh para selebriti Tanah Air. Mereka antara lain aktor Verrel Bramasta, Indra Bekti, dan Amanda Manopo.

Berdasarkan laman resminya, jumlah salon Johnny Andrean di seluruh Indonesia kini mencapai 110. Jumlah tersebut tersebar di beberapa kota di Indonesia, antara lain Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, Bali, dan Sulawesi.

Setelah terjun ke bisnis fashion, Johnny merambah ke bidang kuliner. Pada tahun 2003, ia membuka waralaba terkenal Singapura BreadTalk.

Dua tahun setelah membuka BreadTalk di Indonesia, John merasa bidang kuliner cocok untuknya dan mencoba membangun bisnis kulinernya sendiri. Pada tahun 2005, ia mendirikan J.CO Donuts & Coffee.

Berdasarkan laman resminya pada Senin (22/05/2023), saat ini jumlah toko J.CO di Indonesia dan beberapa negara lainnya lebih dari 100 toko. J.CO telah berhasil memperluas tokonya di beberapa negara seperti Malaysia, Singapura, Filipina, Hong Kong dan Arab Saudi.

Satu-satunya perilaku yang patut ditiru dari Johnny Andrean adalah sikapnya yang pantang menyerah. Meski dirampok, ia tetap bangkit dan terus mengembangkan usahanya. Ia pun tak segan-segan meninggalkan โ€œkoridorโ€ usahanya, yakni memulai bisnis fashion dan beralih ke bidang kuliner. (fdl/fdl)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *