Jakarta –
Read More : Aksara Jawa Underpass Simpang Joglo Solo yang Baru Buka Itu Typo
Ingin lepas dari hiruk pikuk Jakarta? Mungkin River Cruise Faunaland bisa menjadi salah satu cara menikmati alam di Jakarta.
Bagi traveler yang berdomisili di Jabodetabek dan ingin menikmati alam dengan santai dan menyenangkan, cobalah Faunaland, Ancol, Jakarta Utara. Tepatnya di Ecopark, Ancol, Jalan Lodan Timur No 07, Jakarta Utara.
Diperoleh dari Ancol.com, Rabu (2/10/2024) Faunaland merupakan kawasan lindung seluas sekitar 5 hektar yang meliputi daratan dan perairan. Kegiatan utama yang ditawarkan adalah mengamati binatang. Selain itu, penumpang dapat mengikuti pelayaran ramah lingkungan.
Di tengah kesadaran global akan pentingnya menjaga lingkungan, kegiatan seperti ini menjadi salah satu cara Faunaland mengajak pengunjung untuk ikut serta dalam upaya konservasi. Di waktu senggang, pengunjung dapat menikmati berjalan-jalan dan melihat flora dan fauna.
Pelayaran sungai juga memberikan pengalaman hebat bagi orang-orang dari segala usia. Bagi keluarga yang membawa anak, berlayar bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan dan mendidik. Ajari mereka pentingnya menjaga lingkungan.
“Tidak ada suara di kapal ini karena ada angin matahari di atas kita di kawasan eco-green, jadi fungsi tata surya ini adalah mengambil sinar matahari dan menghubungkannya dengan baterai di baterai dan energi yang masuk. Yaitu untuk menghidupkan mesin, kita tidak menggunakan bahan bakar, melainkan “menggunakan solar/radiasi matahari” dalam wawancara dengan detikTravel akhir September lalu.
Karena Dewi Faunaland didesain sebagai tempat konservasi dan edukasi, maka semua kegiatan yang ada di dalamnya cocok untuk pembelajaran tentang satwa dan lingkungan, lalu apa yang bisa Anda lakukan untuk menikmati pelayaran sungai Faunaland?
DetikTravel mengunjungi Faunaland Ancol dan mencoba perahu di perairan Faunaland pada Selasa (24/9/2024). Untuk menikmati River Cruise Canoe di Faunaland, penumpang harus membayar tiket ke Faunaland. Harga tiket pada hari Senin hingga Jumat adalah Rp 80.000 dan pada hari Sabtu hingga Minggu sebesar Rp 90.000.
Perahu sungai kini berharga Rp 30.000 per orang, berdurasi 15 menit untuk 10 hingga 12 penumpang, dewasa dan anak-anak, ditambah sopir.
Tentu saja, itu sepadan dengan kesenangan dan keseruan yang akan Anda dapatkan. Dengan harga terjangkau tersebut, Anda bisa menikmati berlayar di perairan tenang di tengah kawasan lindung.
Selain menikmati perahu, penumpang juga akan melihat tanaman indah seperti kunto ino, pohon bakau biru, dan pohon pelangi yang indah di batangnya.
“Sebelum kami datang ke sini, mereka menanam pohon Kunto Bimo. Dipercaya pohon Kunto Bimo itu baunya seperti bibit nyamuk. Kami tidak suka karena kami menggunakan ide alam liar untuk membantu membasmi nyamuk, jadi para tamu merasa enak untuk makan, kami cocok lagi.
“Ada tumbuhan edukatif seperti mangrove, jadi kami tidak hanya bisa menunjukkan hewannya tapi juga tumbuhannya,” tambah Dewi.
Keindahan alamnya menjadikan setiap sudut Faunaland asri, jadi jangan ragu untuk mengabadikan momen spesial tersebut dengan kamera atau ponsel Anda.
Mengambil foto pemandangan alam dan unik tidak hanya menciptakan kenangan, tetapi juga menakjubkan untuk diposting di media sosial, sehingga Anda dapat berbagi kesenangan dan alam dengan teman-teman Anda. Jadi pastikan kamera Anda selalu siap mengabadikan momen terbaik saat Anda menjelajahi keajaiban Faunaland.
Serunya berada di dekat Sungai Faunaland, traveler juga akan melewati destinasi menarik yakni Pulau Si Amang. Di pulau ini, wisatawan dapat melihat melimpahnya warna putih yang dilepaskan di alam liar dan merasakan kehidupan seolah-olah mereka adalah penduduk asli.
Kehadiran kelinci putih yang energik dan suaranya yang unik membuat perjalanan dengan perahu menjadi tak terlupakan.
Pulau Si Amang menambah pesona wisatanya, memberikan pengunjung kesempatan untuk melihat hewan langka dari dekat dan menikmati keindahan alam yang berpadu dengan alam. Musim ini benar-benar menambah pengalaman berlayar, menawarkan pemandangan hutan yang menakjubkan, yang jarang terjadi di kota besar seperti Jakarta.
Ini juga memberikan instruksi tambahan bagi rombongan atau tamu yang datang untuk berwisata di sungai. Sopir akan memandu setiap perjalanan ke Kuki.” Karena kita tidak menghilangkan dampaknya terhadap lingkungan, kehidupan mereka dalam rantai makanan. “
Dewi menambahkan: “Kita juga bisa melihat binatang dari kandang belakang, misalnya sebentar lagi kita akan mengawinkan harimau, jadi harimau jawa atau yang disebut harimau.”
Waktu terbaik untuk menikmati river cruise di Faunaland adalah pada pagi hari saat udara masih segar dan suasana di sekitar perairan terasa tenang.
Saat ini wisatawan berkesempatan melihat buaya putih yang sering terlihat di pepohonan, khususnya di Pulau Siamang. Di pagi hari, angsa-angsa ini cenderung berlarian dan sering berinteraksi dengan orang-orang disekitarnya, memberikan ide-ide menarik dan menambah keseruan perjalanan.
Periode ini menawarkan pengalaman imersif dimana para tamu dapat menikmati keharmonisan alam dan hewan dalam lingkungan sejuk dan damai yang membuat perjalanan dengan perahu terasa istimewa. Saksikan video “Saksikan proses beternak sapi, peternak rumahan, Yukata” (fem/fem)