Jakarta –

Read More : Nggak Kalah dari Jepang, Penduduk di Wilayah RI Ini Bisa Berumur sampai 100 Tahun

Di Taiwan, seorang anak terpaksa menjalani cuci darah seumur hidup karena terlalu banyak makan ayam goreng dan dilaporkan memakannya setiap hari.

Dikutip World of Buzz, anak tersebut menghabiskan uang jajannya setiap hari untuk membeli ayam goreng sepulang sekolah. Dia juga makan lebih dari 200 potong ayam goreng setahun.

Sayangnya, kebiasaan mengonsumsi makanan lezat menimbulkan efek samping yang tidak terduga. Bocah yang tidak diketahui identitasnya itu menderita gagal ginjal yang mengharuskannya menjalani cuci darah seumur hidupnya.

Dokter spesialis nefrologi sekaligus dokter yang menangani kasus anak tersebut, Hong Yongxiang mengungkapkan, ayam goreng yang direndam dalam minyak dan lemak dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan. Memang makanan tersebut umumnya dimasak dengan minyak daur ulang sehingga mengandung racun yang berbahaya bagi kesehatan.

“Hidrokarbon aromatik polisiklik, amina isosiklik, akrilamida, dan logam berat merupakan zat yang dapat menimbulkan risiko kesehatan yang serius, terutama pada ginjal,” ujarnya.

Ia menambahkan, zat tersebut tidak hanya merusak fungsi ginjal, tetapi juga dapat memicu gangguan kesehatan lainnya. Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat menghindari makanan tersebut.

“Kesehatan ginjal sangat penting dan kehidupan sehari-hari harus menghindari makanan tinggi lemak, gula, garam dan kalori, terutama makanan olahan, logam berat dan plastik,” ujarnya. Tonton video “Kematian penerima transplantasi ginjal babi” (ath/suc)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *