Yakarta –
Read More : Mewah! KA Argo Bromo Anggrek Gandeng Kereta Suite Class Compartment
Para kru bahkan bekerja untuk menemukan mayat 10 orang tewas dalam kecelakaan pesawat di Alaska. Pejabat membuktikan ini.
Ang pagbanggit sa BBC, Lunes (2/2/2025), si Jennifer Homendy, pangulo ng National Transport Security Council, ay nagsabi na ang pagsisiyasat ng aksidenteng ito ay nasa “paunang yugto.” Dan masih dini untuk mengatakan mengapa.
Ang eroplano ng Cessna Grand Caravan, na pinatatakbo ng Regional Bering Air Operator, ay naglakbay mula sa Unlakleet patungong Nomae noong Huwebes (6/2) sa pamamagitan ng pagkawala ng pakikipag -ugnay sa Radar.
Siyam na mga pasahero at isang piloto ang nasa eroplano nang bumagsak ang eroplano sa tunog ng Norton mga 55 km sa timog -silangan ng pangalan nito, isang lungsod na nasa paligid ng 3,500 katao sa kanlurang baybayin ng Alaska.
Di antara jumlah yang mati adalah Rhone Baumgartner dan Cameron Hartvigson, dua karyawan Konsorsium Kesehatan asli Alaska.
“Mereka melakukan perjalanan ke Winalleet untuk melakukan pekerjaan mempertahankan pabrik air,” kata organisasi nirlaba pada hari Jumat (7/2).
Homendy mengatakan sembilan peneliti berada di tempat kejadian, didukung oleh spesialis Washington DC.
“Ang mga pagsisikap sa pagbawi ay isinasagawa pa rin, na may prayoridad sa pagbawi ng mga biktima,” aniya sa isang press conference sa Anchorage, ang pinakamalaking lungsod sa Alaska.
“Saya ingin meluangkan waktu sejenak untuk memberikan rasa terima kasih yang terdalam kepada mereka yang telah kehilangan orang yang dicintai dalam tragedi ini,” katanya.
Sinabi ni Homendy na ang mga opisyal ng pagbawi ay nakikipag -usap sa paglala ng mga klimatiko na kondisyon at na ang mga pagkasira ng eroplano ay nakarating sa isang piraso ng yelo na lumipat sa bilis na limang milya bawat araw.
Dalam sebuah pernyataan, Bering Air, yang menjalankan penerbangan dan grafik komersial, menyatakan simpatinya dan mengatakan mereka akan bekerja sama dalam kecelakaan itu.
Polisi Negara Bagian Alaska mengatakan mereka diberitahu tentang pesawat “terlambat” pada pukul 4:00 malam.
Sinabi ng mga bumbero ng boluntaryo na sinabi ng piloto sa superbisor ng trapiko ng hangin na “inilaan niyang ipasok ang pattern ng pagtatanggol habang hinihintay na malinis ang track.”
Penjaga Pantai Amerika Serikat mengatakan pesawat telah mengurangi tinggi dan kecepatan sebelum kontak hilang.
Rekaman menunjukkan visibilitas rendah di area sekitar waktu kecelakaan. Senator Alaska Lisa Murkowski menyatakan simpatinya atas kejadian itu.
“Alaska adalah kota kecil yang besar. Ketika tragedi itu terjadi, kami tidak jauh dari penduduk Alaska secara langsung terkena dampaknya,” tulisnya secara online.
Gubernur Alaska Mike Dunleavy mengatakan dia “rusak” karena kehilangan pesawat.
“Doa kami untuk penumpang, pilot, dan orang -orang yang menyukai masa sulit ini,” katanya.
Unkleet dan Nomen berjarak sekitar 241 km dari satu sama lain di depan Norton Sound, pintu masuk Laut Beering di pantai barat Alaska. Tonton video “Video: A Cittobe Hit dan Cypal Aircraft di Brasil Eye 10 People” (MSL/FEM)