Jakarta –

Read More : Maskapai AS Belum Pulih Juga dari Kegagalan Sistem Microsoft

Ketua Umum Partai Gulkar Bahlil Lahadlia bikin heboh usai menyebut sosok Raja Jawa yang bisa menimbulkan kerusakan. Harry Priyatmoko, dosen sejarah Jurusan Sastra Universitas Sanyata Dharma yang juga pemerhati budaya dan sejarah, menduga sosok yang dimaksud Bhalil mengacu pada fakta budaya.

Bahlil terpilih secara aklamasi di Majelis Nasional Golkar (MUNAS) XI. Rakernas tersebut digelar di JCC, Senayan, Jakarta, Kamis (21/8/2024). Setelah keduanya terpilih, dia mengatakan Golkar akan menjadi partai pendukung Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming pada pemerintahan berikutnya.

Saat membahas penguasa, Bahlil menyebut raja Jawa. “Ada apa ya raja jawa, kalau kita berantakan maka kita hancur. Aku hanya ingin memberitahumu, usahakan jangan mempermainkan benda ini. Wah, benda ini seram dan lucu, akan kuceritakan padamu,” kata Behalil.

Harry menebak karakter raja Jawa itu dengan mengacu pada fakta budaya dan psikologis. Raja Jawa yang dimaksud Bahlil bisa jadi adalah Presiden Joko Widodo yang masih duduk di Majelis Nasional Golkar.

“Kita lihat Bahlil ngomong seperti ini, wilayah kekuasaannya ada di mana. Bahlil juga bilang di Majelis Nasional Golkar. .Di Jokowi, Heri saat berbincang dengan detikTravel, Kamis (22/8/2024).

“Dalam konteks politik kekuasaan, lain halnya dengan apa yang dimaksud Bahlil jika berbicara di kubu Megawati misalnya. Dalam konteks sejarah politik, sudah jelas siapa yang di depan ring. Masyarakat boleh menyangkal, Namun di alam bawah sadar, fakta mentalnya, “dalam ingatan kolektif kita tahu dan jelas sekali apa yang dimaksud Bahlil. Memang menjadi sejarah jika Bahlil menyebut Raja Kalimantan atau Raja Timor misalnya,” kata Hiri yang juga pendiri Solo Society, komunitas yang mempelajari dan menelusuri banyak peninggalan kakek-kakek zaman dulu. .

Harry mengatakan tuduhan itu diperkuat dengan rujukan kerajaan Islam Mataram yang pendahulunya adalah raja Jawa. Pada masa Mataram Islam, di Yogyakarta dan Surakarta, sudah lazim bagi raja untuk memberikan kekuasaan kepada anak-anaknya.

Percaya atau tidak, meski Indonesia sudah merdeka dan demokratis, namun masih banyak pemikiran masyarakat yang masih gamblang mengenai era ini.

Yang menarik, di Solo ada dua lembaga adat, Keraton Surakarta dan Projo Mankunegaran. Kedudukannya adalah anak keluarga Islam Mataram Islam. kalau ditarik kembali, itu kata maharaja “Jawa pasti mengacu pada Pakubuwono X yang hebat dan sakti pada tahun 1893-1939,” kata Heri.

Nah, dalam konteks latar belakang Jokowi, Jokowi besar di Solo, yang meniti karir politik dari Solo. Dan Solo identik dengan Kerajaan Islam Mataram yang dikenal dengan Raja Jawa, kata Harry Said yang menerbitkan buku itu. . Keplek Ilat: Wisata Kuliner Solo.

“Saat ini saya teringat kembali dengan politik dinasti yang banyak dibicarakan dalam proses pemilu dan juga muncul kali ini. Politik dinasti. Ada pijakan antara pemanggilan Raja Jawa dan Jokowi,” tegasnya. .

Hari mengatakan, hal tersebut mencakup sejumlah langkah yang dilakukan Jokowi serupa dengan cara para raja di masa rezim Motaram Islam untuk mendekatkan diri kepada rakyatnya.

Perilaku politik yang ditunjukkan Jokowi saat menjadi presiden sama dengan raja-raja di masa Mataram. Fakta mental bisa menanyakan gambaran Jokowi yang suka karnaval atau karnaval, dipimpin perahu seperti raja, gagasan ​Penipuan Gusti, konsep yang menjelaskan bahwa raja menyatu dengan rakyat, bahkan menjadikan “Istana Mankunegaran sebagai panggung pernikahan putranya,” jelasnya.

Salah satu yang menguatkan sosok raja Jawa yang diutarakan Bahlil adalah Jokowi dengan membandingkan kehebatan raja Matarm Islam Jawa dengan Jokowi. Kekuasaan Pakubuwono XIII sedang menang dan berada di dalam tembok istana.

Padahal, saat ini Raja Pakubuwono Jawa menjadi seni, seni, pribadi, tambahnya.

“Kalau teka-teki itu disatukan, jelas siapa yang dimaksud,” tegasnya. Saksikan video “Hasto Sentil Bahlil tentang Raja Jawa: Kita Ada Sistem Presidensial” (Fem/ddn)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *