Jakarta –

Read More : Menkop UKM Bakal Evaluasi Semua Peraturan Daerah Agar Pro UMKM: Arahan Presiden

Keponakan Prabowo Subianto, Thomas Djiwandono disebut-sebut akan dilantik menjadi Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) II didampingi Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Pelantikan dijadwalkan berlangsung hari ini di Istana Negara Jakarta.

“Saya belum bisa bilang apa-apa, tapi sore nanti kita akan menggelar konferensi pers, tunggu saja,” kata Kepala Kantor Pelayanan Komunikasi dan Informasi (KLI) Kementerian Keuangan Deni Surjantoro kepada detikcom, Kamis. (18 Juli 2024).

Sebelum kabar tersebut tersebar, Thomas Djiwandono beberapa kali bertemu Sri Mulyani. Pertama, pada 31 Mei 2024, ia mendatangi Kementerian Keuangan bersama tim Satgas Sinkronisasi Sektor Ekonomi Prabowo-Gibran lainnya.

Sebelum pertemuan, baik Thomas Djiwandono maupun Sri Mulyani mengaku sudah berkomunikasi intensif selama dua bulan terakhir. Pasalnya Kementerian Keuangan merupakan lembaga penting yang bertugas menyusun usulan anggaran pendapatan dan belanja negara (RAPBN) tahun 2025.

Oleh karena itu, dalam proses penyusunan RAPBN 2025 tentu sangat diperlukan komunikasi, koordinasi, dan sinkronisasi agar APBN 2025 dapat memenuhi berbagai keinginan program baru, namun tetap menjaga prinsip kehati-hatian, kredibilitas, dan kepercayaan para pemangku kepentingan yang berbeda-beda, kata Thomas. . Djiwandono.

Selanjutnya, Thomas Djiwandono Sri Mulyani kembali bertemu dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangg Hartart pada 24 Juni 2024. Pertemuan tersebut digelar saat konferensi pers mengenai fundamental perekonomian saat ini dan RAPBN 2025.

“Sebenarnya ini orkestrasi yang memberi kejelasan pada proses transisi, khususnya dari sisi kebijakan ekonomi dan APBN,” kata Sri Mulyani dalam konferensi pers di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta Selatan, Senin (24 Juni). ).

Sri Mulyani mengatakan, proses transisi ini menjadi perhatian banyak pihak dan harus dijelaskan sejelas-jelasnya agar tidak terjadi kebingungan.

“Karena ini akan menjadi fokus banyak pihak atau kelompok kepentingan yang harus terus kita lindungi. Oleh karena itu, pernyataan tentang perkembangan perekonomian, khususnya tentang pelaksanaan RAPBN 2025 yang akan menjadi APBN pertama pemerintahan terpilih, menjadi sangat penting,” jelasnya.

“Tujuan kami hari ini adalah memberikan penjelasan agar tidak muncul berbagai versi dan kesimpangsiuran di masyarakat yang kemudian memunculkan berbagai persoalan,” tambah Sri Mulyani.

Saksikan juga video “Menteri Keuangan Sri Mulyani Beri Kode Perpisahan: Saya Pergi”:

(bantuan/itu)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *