Jakarta –

Read More : Pantas Peternak Protes, RI Impor Susu Rp 12,85 T hingga November 2024

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia didampingi Arsajid Rasjid dan Anandiya Bakri. Pertemuan tersebut digelar di tengah kisruh perebutan jabatan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin).

Berdasarkan video yang diunggah akun Instagram @meangkatdaritimur.id, Bahleel berdiri di tengah dan terlihat memeluk keduanya. Sebagai informasi, akun Instagram tersebut kerap membagikan keseharian Bahlil sebagai menteri dan Ketua Umum Partai Golkar.

“Hari ini saya bertemu dengan dua orang teman saya, Pak Arsajid dan Pak Anin, dan mereka berdua sadar ingin menjalankan organisasi (Qadien) yang baik,” kata Bahlil saat mengunggah akun tersebut, Jumat (29/7/2024).

Behlil menjelaskan, baik India maupun Arsjad sudah saling memaafkan dalam pertemuan tersebut. Ia mengatakan keduanya perlu saling berbenah dan menjaga satu sama lain.

“Kami berdua sudah bertemu dan sudah saling memaafkan dan kami yakin ke depannya segalanya akan lebih baik dan kami semua akan mengupayakannya,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Qaden 2021-2026 Arsjad Rasjad mengaku senang bisa bertemu India dan Behlil. Ia mengatakan, dinamika yang terjadi di internal Kaden merupakan sebuah perjalanan.

Katanya, saya sangat senang bisa bersama Pak Menteri dan teman saya Pak Anin. Kami sedang dalam proses dimana kami ingin memastikan kedepannya Kadan bisa menjadi lebih baik lagi.

Sementara musyawarah luar biasa versi Presiden Jenderal Kadin (terlampir). Anindya Bakrie Terima kasih kepada kedua orang tersebut. Semoga Anda dapat berbuat lebih banyak di masa depan.

Terima kasih Pak Menteri Pak Arsjad, semoga Kudan terus berkembang. Apa yang kita lakukan bersama Salom ini sudah bagus, bersama-sama kita jadikan lebih baik lagi, kata Anin.

Dalam kesempatan itu, Behlil mengatakan bahwa Anandi dan Arshad adalah sahabat. Dia mengatakan, retaknya lubang tersebut karena adanya campur tangan pihak lain.

“Mereka adalah dua sahabat sejati, hanya satu yang ‘pria gendut’.” “Tapi saya yakin keduanya sudah matang demi kesejahteraan masyarakat, bangsa, dan negara,” jelasnya.

Bahlil juga menegaskan, tidak boleh ada dua organisasi Kadian. Pernyataan itu disambut positif keduanya saat berjabat tangan.

“Hai lima, satu anak tidak bisa menjadi dua, apakah kamu setuju?” dikatakan

“akui saja!” Ucap Arshad dan Anin bersamaan.

“Kadin satu!” Ketiganya berteriak.

Seperti diketahui, kisruh internal Kadin bermula dari terpilihnya Anindya Bakrie sebagai Ketua Umum Kadin Indonesia melalui Musyawarah Luar Biasa (Munaslub) pada Sabtu (14/9/2024). Sementara itu, Arsjad Rasjad akan menjadi Ketua Umum Kadin Indonesia pada tahun 2026. (hns/hns)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *