Jakarta –

Read More : Google Luncurkan Mode AI Dalam Hasil Pencarian

Pavel Durov, yang baru-baru ini dibebaskan tetapi menghadapi dakwaan resmi dan dilarang meninggalkan Prancis, memiliki beberapa kewarganegaraan. Dalam hampir satu dekade, pendiri dan CEO Telegram telah mempertemukan warga negara yang berbeda, sehingga menambah misteri seputar penangkapannya.

Berbagai paspor memberi Durov perlindungan setelah dia membuat telegram yang merayakan kebebasan berekspresi. Aplikasi ini digunakan oleh beberapa pihak untuk mengorganisir demonstrasi di pemerintahan yang represif, seperti di Iran dan negaranya, Rusia. Namun, pemerintah negara-negara Barat menuduh Telegram membantu bisnis penyelundup narkoba, pencucian uang, kelompok bersenjata, dan pornografi anak.

Menurut AP detikINET, Durov dianggap sebagai pemegang paspor Rusia, Prancis, Uni Emirat Arab, dan St. Kitts dan Nevis mendaftar. Majalah Forbes memperkirakan kekayaannya mencapai 15,5 miliar dolar.

Durov ditangkap di bandara Le Bourget pada hari Sabtu dan dibebaskan pada hari Rabu setelah empat hari diinterogasi. Hakim membuka dakwaan awal terhadapnya dan memutuskan untuk membayar uang jaminan sebesar 5 juta Euro dan melapor ke kantor polisi dua kali seminggu.

Tuduhan terhadap Durov termasuk bahwa platformnya digunakan untuk materi pelecehan seksual terhadap anak-anak dan perdagangan narkoba, dan bahwa Telegram menolak untuk berbagi informasi atau dokumen dengan penyelidik ketika diwajibkan oleh hukum.

Bangsa ini sedang berubah

Durov, kini berusia 39 tahun, mulai mendapatkan kewarganegaraan lain lebih dari satu dekade lalu. Kelompok ini tumbuh dari perselisihan mengenai VKontakte, yang dikenal sebagai VK, sebuah situs media sosial yang pada saat itu mengambil alih Facebook di Rusia. Setelah menolak melarang konten oposisi di VK, dia meninggalkan Rusia.

Dia menerima paspor St. Durov mengatakan bahwa pada tahun 2013 ia menerima paspor St. Itu tidak pernah ada.

Pada tahun 2017, Durov tinggal penuh waktu di Dubai dan Telegram berkantor pusat di Dubai Media City. “Aku suka di sini,” katanya. UEA kemudian memberikan kewarganegaraan kepada Dorov, hal yang jarang terjadi di negara yang 90% penduduknya adalah orang asing dan tidak ada jalur untuk mendapatkan kewarganegaraan. UEA juga meminta Prancis untuk memberikan perlindungan yang diperlukan bagi Durov.

Durov difoto bersama Sheikh Hamdan bin Mohammed Al Maktoum, Putra Mahkota Dubai pada tahun 2021. Laporan pada saat itu menyebutkan bahwa kantor pusat Telegram berada di Dubai dan bernilai lebih dari 20 miliar dolar. UEA, khususnya Dubai, berupaya menarik perusahaan internet dan e-commerce untuk datang ke sana.

Durov resmi menjadi warga negara Prancis pada tahun 2021. Pada tahun 2022, ia secara resmi mengubah terjemahan namanya dalam bahasa Prancis menjadi Paul du Rouf. Rincian proses naturalisasi Durov di Prancis, yang sebagian besar merupakan birokrasi yang panjang dan rumit, dirahasiakan dari publik karena praktik privasi Prancis.

Durov tampaknya tidak memenuhi syarat karena ia telah tinggal di negara tersebut secara sah selama dua hingga lima tahun atau anggota keluarganya adalah warga negara Prancis, namun ia mungkin dapat memenuhi syarat untuk mendapatkan jalur kewarganegaraan yang langka bagi orang asing yang memenuhi syarat. Menurut pemerintah Perancis, ini diperuntukkan bagi orang asing berbahasa Perancis yang berkontribusi terhadap pengaruh global Perancis.

Menurut sumber resmi, Durov dan Presiden Prancis Emmanuel Macron bertemu pada tahun 2018 dan membahas bisnis global. Durov kemudian mengajukan permohonan kewarganegaraan Prancis di Kementerian Luar Negeri, bukan langsung melalui Macron.

Prancis dan Uni Emirat Arab memelihara hubungan militer yang erat. Pasukan Prancis mengoperasikan pangkalan angkatan laut di Abu Dhabi, dan pasukan UEA menggunakan tank Leclerc dan jet tempur Rafale. Macron juga tampak dekat dengan pemimpin Emirat Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan, penguasa Abu Dhabi. Tonton video “Rusia menjamin perlindungan pendiri Telegram Pavel Durov” (fyk/rns)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *