Jakarta –

Read More : Maaf Ronaldo, Mbappe Mau Mendepakmu dari Euro 2024

Untuk menjaga kesehatan, setiap orang disarankan untuk tetap aktif dengan melakukan setidaknya 8.000 hingga 10.000 langkah setiap harinya. Namun, laporan ini tampaknya tidak berlaku di banyak negara.

Sebuah studi di Universitas Stanford menerbitkan daftar negara “paling aktif” dan paling tidak aktif berdasarkan jumlah rata-rata langkah yang diambil per hari. Siapa sangka, Indonesia termasuk negara dengan rata-rata jumlah langkah per hari paling rendah.

Survei dilakukan selama 68 hari. Rata-rata suhu pejalan kaki dunia adalah 4.691 derajat, Indonesia masih jauh di bawah rata-rata tersebut.

Jika Hong Kong menduduki peringkat pertama dengan suhu rata-rata 6.880 derajat per hari, Indonesia berada di peringkat terakhir dengan rata-rata hanya 3.513 derajat.

Orang Tiongkok mengambil rata-rata 6.189 derajat per hari, sedikit lebih tinggi dari Jepang yang 6.019 derajat. Orang Amerika cenderung kurang aktif, mengambil 4.774 langkah sehari. Jumlah tersebut masih unggul tipis dibandingkan India yang jumlah derajatnya mencapai 4.297 derajat.

Hasil penelitian tersebut berasal dari pelacakan ponsel cerdas yang dilengkapi akselerometer yang dapat mencatat langkah, dan para ilmuwan mengumpulkan data dari 700.000 orang yang menggunakan aplikasi pelacakan aktivitas Argus di 111 negara.

Aplikasi ini menghapus nama pengguna tetapi memberikan informasi demografis kepada peneliti seperti usia, jenis kelamin, tinggi dan berat badan. Para peneliti, yang membagikan temuan mereka di jurnal Nature, berfokus terutama pada 46 negara dengan setidaknya 1.000 pengguna. Selain Indonesia, negara yang rata-rata derajat hariannya paling rendah adalah Malaysia sebesar 3.963 derajat, Arab Saudi sebesar 3.807 derajat. Tonton video “Manfaat Rutin Jalan Kaki 10 Ribu Langkah Setiap Hari” (naf/kna)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *