Jakarta –
Read More : Serbu Transmart Full Day Sale Hari Ini, Diskon Melimpah 50% + 20%!
Biro Kelautan Kementerian Perhubungan kembali mengikuti Marine Pollution Latihan 2024 (MARPOLEX), kali ini di pelabuhan Bacolod, Filipina.
Direktur Penjaga Pantai dan Penjaga Pantai (KPLP) John Kennedy pada Senin (24/6) mengatakan, upacara penyambutan kedatangan kapal patroli Penjaga Pantai Indonesia KN.P. 111 Triaina. Kapal patroli KPLP berangkat dari Pelabuhan Bitong dari Indonesia menuju Filipina pada 19 Juni 2024.
Resepsi dipimpin oleh Kapten Veniel Azcuna, Komandan Penjaga Pantai, Visayas Barat, kata John F. Kennedy dalam siaran pers, Selasa (25 Juni 2024).
John Kennedy menyampaikan apresiasinya atas sambutan Pemerintah Kota Bacolod dan Penjaga Pantai Filipina. “Atas nama Pemerintah Indonesia, saya menyampaikan kepada Pemerintah Daerah Bacolod menyambut baik dan berkeinginan menjadi tuan rumah latihan ini,” kata Kennedy.
Latihan Marpolex 2024, berdasarkan Rencana Jaringan Respons Tumpahan Minyak Sulu Sulawesi tahun 1981, bertujuan untuk menguji dan mengevaluasi kemampuan respons tumpahan minyak lintas batas antara Indonesia dan Filipina. Pengamat Jepang.
“Latihan ini terutama bertujuan untuk menguji dan mengevaluasi kemampuan merespons tumpahan minyak Level 3 di sepanjang perbatasan Indonesia-Filipina,” tambah Kennedy.
Komandan KN. Trisula, Kapten. Satria Aji Yuda pun mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat tersebut. Ditambahkannya, “Kami sangat senang bisa mengikuti pelatihan bersama Marpolex Regional Kota Bacolod. Kami berharap latihan ini sukses dan kita bisa mempererat silaturahmi dengan seluruh peserta.”
Latihan utama Marpolex 2024 akan berlangsung pada hari Rabu dengan berbagai skenario termasuk respons tumpahan minyak, pencarian dan penyelamatan, serta operasi pemadaman kebakaran. John Kennedy menjelaskan, “Kita semua diharapkan menunjukkan upaya kerja sama dan komunikasi yang baik selama latihan sehingga operasi kepolisian regional ini dapat dilakukan dengan aman dan sukses.”
Selain itu, John F. Kennedy menekankan pentingnya kerja sama jangka panjang antara Penjaga Pantai Filipina, Otoritas Transportasi Maritim Indonesia, dan Penjaga Pantai Jepang. “Diharapkan kerja sama ini dapat diperluas ke negara lain, khususnya di Asia Tenggara,” imbuhnya.
Latihan Marpolex merupakan wujud nyata komitmen ketiga negara dalam melindungi dan memperbaiki lingkungan laut. “Marpolex merupakan demonstrasi nyata atas komitmen dan komitmen kami dalam melindungi dan memperbaiki lingkungan laut,” tutup Kennedy. (kilo/kilo)