Jakarta –

Read More : Bocoran Terbaru Galaxy A56 dan A36, Tanggal Peluncuran hingga Harga

Gabungan Produsen Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) memperkirakan pertumbuhan industri makanan dan minuman nasional (mamin) bisa mencapai 5% pada tahun 2024. Menyusul capaian tersebut, pertumbuhan ekonomi nasional pada triwulan III sebesar 4,95%.

Hal ini menegaskan peran strategis sektor makanan dan minuman sebagai pilar utama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan. Sejalan dengan tren positif tersebut, SIAL Interfood 2024 resmi dibuka hari ini di Jakarta International Expo Kemayoran di Jakarta.

Arab Saudi menjadi negara kehormatan pada pameran SIAL Interfood 2024, mengukuhkan kekayaan kuliner negaranya, inovasi produk, dan komitmennya dalam memperkenalkan peluang perdagangan. Partisipasi Arab Saudi dalam pameran ini akan memberikan kesempatan untuk memamerkan produk-produk canggih, menarik minat industri global dan memperkuat hubungan perdagangan internasional.

Dikenal dengan sebutan ‘The Global Food Marketplace’ atau Salon Internationale de l’Alimentaire (SIAL), pameran ke-25 ini menjadi salah satu pameran terbesar di Asia Tenggara dan menarik perhatian berbagai kalangan di industri makanan dan minuman. .

Digelar pada 13-16 November 2024, pameran ini diharapkan mampu menarik lebih dari 1.200 peserta dari 25 negara dan 150 pelaku UMKM serta 90.000 pengunjung selama empat hari. Pameran tersebut diselenggarakan bersamaan dengan Seafood Expo Asia Expo 2024 dan All Indonesia Cooltech Expo 2024.

Pada pembukaan SIAL Interfood 2024, Chief Executive Officer (CEO) Krista Exhibitions, Daud D. Salim dengan bangga mempersembahkan SIAL Interfood di Indonesia untuk yang ke-25 kalinya. Pameran ini tidak hanya menjadi ajang yang menampilkan inovasi dan tren terkini di industri makanan dan minuman, namun juga merupakan platform strategis yang berperan penting dalam ketahanan pangan nasional.

“Pameran ini memberikan peluang bagi perusahaan industri berbagai ukuran, mulai dari perusahaan lokal hingga multinasional, untuk memperkuat daya saing produk Indonesia secara global. Selain mempertemukan produsen, distributor, dan konsumen, SIAL Interfood mendorong terciptanya bisnis yang kuat. Kerja sama “Kerja sama berbagai pihak di sektor, perlindungan, dan pertumbuhan kami yakini akan berkontribusi besar dalam menjawab tantangan kebutuhan pasar,” ujarnya melalui keterangan tertulis, Rabu (13/11/2024).

Oleh karena itu, SIAL Interfood 2024 diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mendorong pertumbuhan industri makanan dan minuman Indonesia, serta memperkuat posisinya sebagai pameran bergengsi namun relevan dalam merespons perkembangan dan kebutuhan global. SIAL Interfood 2024 akan menampilkan beragam acara spesial termasuk SIROC’s Roasting Competition dan Gelato Workshop eksklusif oleh Espresso Italia untuk menginspirasi para pecinta kopi.

Salah satu daya tarik utamanya adalah Business Matching, sebuah program unggulan yang dirancang untuk memfasilitasi pertemuan antara produsen, distributor, dan pembeli internasional. Program ini memberikan kesempatan bagi para pelaku industri untuk melakukan diskusi mendalam, menjalin aliansi strategis, dan mendiskusikan kolaborasi bisnis baru.

Dengan menghadirkan peserta lokal dan internasional, acara ini menjadi platform efektif untuk memperluas pasar dan memperkenalkan produk lokal ke kancah global. Pengunjung juga dapat menikmati Indonesia’s Coffee Art Battle, sebuah perayaan ekosistem kopi di mana para petani dan pengusaha terhubung dengan menampilkan keterampilan para barista papan atas. Tema konferensi ICAB ‘Mixology and Manual Brew Open Service’ menambah variasi program, sedangkan kompetisi memasak La Cuisine dengan hampir 1.000 peserta dari berbagai negara menampilkan inovasi kuliner dari chef profesional internasional.

Tak lupa acara juga diperkaya dengan berbagai perbincangan informatif seperti talkshow bertema teh untuk semua generasi oleh Asosiasi Teh Indonesia (ATI) dan diskusi Memanfaatkan Peluang Pasar Internasional dari ASTRULI. Selain itu, ASTRULI akan menyelenggarakan Forum Group Discussion (FGD) untuk meninjau dukungan kebijakan dan fasilitas rumput laut Indonesia. APRINDO akan menjadi tuan rumah konferensi penting mengenai ketahanan pangan di Indonesia melalui pembangunan ekonomi dan ritel modern, serta konferensi ARPI mengenai penyimpanan rantai dingin modern. Sejumlah program menarik dihadirkan untuk memeriahkan pameran dan memberikan wawasan berharga bagi seluruh peserta.

Kesuksesan SIAL Interfood 2024 tidak lepas dari dukungan penuh pemerintah Indonesia dari berbagai kementerian, lembaga, dan asosiasi terkait. Kementerian Perdagangan RI, Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Kementerian Perindustrian RI, Kementerian Pariwisata RI merupakan beberapa kementerian yang berkontribusi. Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur dan Jakarta, Badan Pangan Nasional (BAPANAS) dan Badan Urusan Logistik (BULOG), Kamar Dagang Tiongkok untuk Impor dan Ekspor Produk Pangan, Produk Lokal dan Produk Sampingan Hewan (CFNA).

Didukung juga oleh asosiasi terkemuka seperti Gabungan Produsen Makanan dan Minuman (GAPMMI), Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO), Asosiasi Profesi Kuliner (ACP), Asosiasi Pengusaha Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan Indonesia. AP5I), Asosiasi Rantai Dingin Indonesia (ARPI), Dewan Teh Indonesia (DTI), Persatuan Pengrajin Teh Indonesia (ARTI), Dewan Kopi Indonesia (DEKOPI), Persatuan Pengrajin Teh Indonesia (ARTI), Asosiasi Pengusaha Jasa Katering Indonesia (APJI), Federasi Pengemasan Indonesia (IPF), Persatuan Perusahaan Jasa Makanan Indonesia (PPJI), Ikatan Profesi Katering Indonesia (IKABOGA), Asosiasi Pengusaha Kafe dan Restoran Indonesia (APKRINDO), Asosiasi Rumput Laut Indonesia (ASTRULI), Dewan Kopi Indonesia (copy).

Tonton Juga Video: Berbagai Inovasi F&B Unggulan di SIAL Interfood 2024

(akd/akd)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *