Banuwangi –

Read More : Jokowi Senang Harga Cabai-Bawang di Bulukumba Lebih Murah dari Jawa

Wisatawan yang diperkosa pemuda setempat di Pantai Pulau Merah Banyuwangi diduga pelakunya lebih dari dua orang sesama wisatawan.

Tuduhan itu berdasarkan pengakuan teman korban yang berada di lokasi kejadian. Saat kejadian, LJL yang berusia 17 tahun dan ketiga temannya sedang menyaksikan matahari terbenam di tepi pantai.

Tiba-tiba, dua orang penjahat datang dan menghina korban. Usai memberikan uang Rp 100.000, pelaku memukuli ketiga teman korban.

Pacar korban berinisial DAN mencurigai pelaku lain. Lagi pula, ketika dia dipukuli dan dipukuli, dia melihat dua penjahat lainnya mengawasi dari kejauhan.

Ia mengaku masih trauma dengan pemerkosaan yang dilakukan temannya. Saat kejadian, pelaku tidak bisa berbuat banyak karena ketakutan dan dipukuli.

Ia berhasil meminta pertolongan warga hingga menemukan korban dalam kondisi mengenaskan.

“Saya curiga ada pelaku lain karena ada dua orang yang mengawasi saya saat menyerang saya,” kata AK, Senin (29/4/2024).

DAN pelaku mengaku meminta korban pergi dengan damai. Keluarga pelaku didampingi pengacara datang ke rumah LJL dan menawarkan untuk mengakhiri kasus secara damai dengan mengatakan bahwa mereka akan menikah dengan korban.

Keluarga pelaku bahkan membawa surat permohonan untuk ditandatangani korban. Surat ini berisi permintaan polisi untuk menghentikan proses hukum.

Surat tersebut kabarnya disetujui oleh keluarga korban.

“Korban ini tidak punya pilihan, dan keluarganya tetap bingung dan putus asa karena banyak orang menganggap hal ini memalukan,” kata AND.

DAN dia mengaku mendengar informasi yang kini merujuk pada penghapusan laporan kasus yang akan dikirimkan ke Polsek Pesanggaran Banyuwangi.

Apalagi setelah temannya menikah dengan seorang penjahat dan harus kembali menjadi korban, ia berharap masalah hukum ini terus berlanjut dan tidak ada perdamaian.

“Saya ngobrol dengan teman saya, saya takut kalau dia menikah dengan penjahat, maaf, dia akan menjadi korban KDRT,” ujarnya.

Inisial dua pelaku pemerkosaan wisatawan tersebut adalah EK (21) dan DPP (25), warga Dusun Panser, Kecamatan Pesanggaran, Desa Sumberagun, Banyuwangi.

Berdasarkan data yang dikumpulkan, E.K. Sebagai seorang freelancer, ia sering menghabiskan waktunya di Pantai Pulau Merah. DPP merupakan seorang nelayan yang sering berkomunikasi dengan E.K.

—–

Artikel ini muncul di detikJatim.

“Polisi menangkap pencuri – pasangan pemerkosaan vlogger Spanyol” (wsw/wsw)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *