Lendir

Read More : Lautaro Bakal Teken Kontrak Baru, di Inter sampai 2029

Real Madrid harus kalah dari Lille di Liga Champions. Carlo Ancelotti mengaku bermain lebih baik dibandingkan tim lawan.

“Lille” bertemu “Real Madrid” di pertandingan kedua Liga Champions. Duel tersebut berlangsung di Stade Pierre-Mauro pada Kamis (3/10/2024) dini hari WIB.

Real Madrid terbukti dominan dengan 12 tembakan (enam sasaran), 598 operan, dan 58 persen penguasaan bola. Statistik tersebut unggul dibandingkan Lille yang berhasil melepaskan 7 tembakan (3 gol), 438 operan, dan penguasaan bola 42 persen.

Meski dominan, Real Madrid kesulitan membongkar pertahanan Lille. Tim tuan rumah justru berhasil mencuri satu gol balasan jelang turun minum lewat gol penalti Jonathan David.

Real Madrid berusaha mengejar ketinggalan, termasuk memainkan Kylian Mbappe di babak kedua. Sayangnya usaha Los Merengues tidak membuahkan hasil dan harus kehilangan keunggulan 1-0 melawan Lille.

Pelatih kepala “Real Madrid” Carlo Ancelotti mengakui timnya tidak tampil bagus di markas “Lille”. Menurutnya, kekalahan ini menjadi pembelajaran bagi Vinicius Junior cs.

“Kami mendapatkan hasil yang tidak biasa. Lawan pantas menang. Mereka lebih baik dalam duel. Mereka lebih baik, kami harus menerima itu,” kata Ancelotti di laman resmi Liga Champions.

“Kami harus belajar dari kesalahan kami. Itu seperti kekalahan terakhir kami. Penting untuk belajar dari kekalahan,” lanjutnya.

“Saya pikir kami melakukan banyak kesalahan. Kami mengalami banyak masalah transisi di babak pertama. Kami tidak cukup agresif. Kami tidak bisa menciptakan peluang, kami tidak hebat dalam penguasaan bola.”

“Kami lambat, kami kekurangan ide. “Kami punya penyerang yang perlu bermain vertikal dan jika kami tidak bisa memberikannya, itu akan sulit,” kata Don Carlo. (laki-laki/yna)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *