London –

Read More : Harga Emas Pecah Rekor Lagi! Termahal Sepanjang Masa

Kai Havertz dituduh melakukan diving untuk mencetak gol saat Arsenal melawan Bournemouth. Pemain The Gunners itu mendapat kritik.

Arsenal menjamu Bournemouth pada pekan ke-36 Liga Inggris di Emirates Stadium, Sabtu (4/5/2024). Tuan rumah menang 3-0.

Masing-masing gol tercipta melalui penalti Bukayo SAka di penghujung babak pertama, dan dua gol lagi dari Leandro Trossard dan Declan Rice di babak kedua.

Gol pertama Arsenal menjadi sorotan. Hukuman itu dianggap kontroversial.

Penalti diberikan setelah Kai Havertz dijatuhkan oleh Mark Travers. Momen itu dianggap sebagai penyelaman Havertz.

Dalam tayangan ulang terlihat kaki Havertz memang sempat membentur kaki Travers, namun sedikit lemah. Hal ini membuat marah manajer Bournemouth Andoni Iraola.

“Pertama-tama, saya ingin mengatakan bahwa Arsenal pantas menang hari ini. Saya tidak setuju dengan penalti atau keputusan tidak sahnya gol. Tapi saya ingin mengulanginya, Arsenal pantas menang dan sebenarnya lebih baik dari kami,” ucapnya. Iraola, seperti dilansir Mirror.

“Saya tidak setuju dengan keputusan yang diambil, apalagi gol yang dianulir. Bagi saya, Kai Havertz, berusaha mencari titik temu di periode terakhir, seharusnya dia tidak menguasai bola untuk mencetak gol.”

“Dia mencoba melepaskan kakinya tetapi jika mereka menemukan ada kontak di sana mereka memberikan penalti. Dengan VAR mereka mengira karena ada kontak maka mereka tidak bisa membatalkannya. Kami juga kehilangan sekitar lima atau enam menit dengan memeriksa setiap sudut kamera.” kata Iraola menggoda.

Sementara itu, manajer Arsenal Mikel Arteta memuji Kai Havertz. Pemain asal Jerman itu dinilai telah melakukan sesuatu yang luar biasa.

“Sejujurnya, dia fantastis hari ini. Semua yang dia lakukan, kecerdasan, timing, pergerakan, cara dia memegang bola, cara dia menekan, cara dia menghubungkan permainan, pemahaman permainan. Dia fantastis hari ini,” kata Arteta. .

Kemenangan tersebut untuk sementara membawa Arsenal unggul atas Manchester City di puncak klasemen Liga Inggris. Meriam London mengumpulkan 83 poin dari 36 pertandingan, hanya unggul satu poin dari The Citizens yang hanya bermain 35 kali di peringkat kedua. Simak video “Arteta Optimistis Peluang Arsenal Juara Liga Inggris Masih Terbuka” (yna/mrp)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *