Jakarta –
Read More : Cara Manfaatkan AI untuk Riset Pasar Agar Bisnis Moncer
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi peralatan pengujian yang tersedia di Rumah Uji Digital Indonesia (IDTH) Balai Besar Uji Coba Alat Telekomunikasi (BBPPT) yang berlokasi di Tepos, Depok, Jawa Barat. Pembangunan IDTH membutuhkan anggaran kurang lebih Rp 1 triliun.
“Dan saya bersyukur kini kita telah memiliki Indonesia Digital Test House, pusat pengujian peralatan berstandar internasional, yang sebelumnya disampaikan Menkominfo (terbesar) dan terlengkap di Asia Tenggara./2024) menjadi sertifikasi terdepan di kawasan. pusat perangkat digital, kata Jokowi saat membuka uji coba perangkat telekomunikasi di Depok, Jawa Barat.
“Saya keliling (keliling) semua ruangan, peralatannya sangat modern, bagus sekali. Karena anggaran yang dipakai untuk membangun ini sekitar Rp 1 triliun, tidak banyak. Saya tanya berapa biayanya? Rp 980 miliar, kalau” Peralatannya seperti kalau ada yang rumit, saya tidak kaget karena anggarannya besar,” tambah Presiden.
Dengan hadirnya berbagai mesin modern, Presiden Jokowi mengatakan kehadiran IDTH mampu melakukan peningkatan teknologi yang menghadirkan efisiensi serta memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pengguna.
Presiden Jokowi menyampaikan, kehadiran teknologi diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan terkait pesatnya perkembangan teknologi.
“Teknologi berkembang dan berubah dengan sangat cepat setiap harinya, pasti ada teknologi-teknologi baru yang mengubah cara kita bekerja, memberikan kemudahan, kecepatan dan efisiensi,” jelasnya.
Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Ari Setiadi mengatakan BBPPT IDTH di bawah Direktorat Jenderal Pelayanan dan Material Pos dan Informatika (SDPPI) Kementerian Komunikasi dan Informatika dilengkapi dengan fasilitas pengujian berstandar internasional.
“Saat ini IDTH dilengkapi dengan fasilitas internasional berkualitas tinggi untuk menguji karakteristik perangkat digital seperti karakteristik komunikasi radio, kompatibilitas elektromagnetik (EMC), keamanan listrik, tingkat serapan spesifik atau SAR (laboratorium),” Budi Eri. dikatakan.
Dia mengatakan berbagai lembaga ini dibentuk untuk menjamin keselamatan dan keamanan setiap orang yang menggunakan perangkat telekomunikasi di Indonesia.
Tujuan dari pusat pengujian ini adalah untuk menjamin keselamatan dan keamanan pengguna perangkat telekomunikasi di seluruh Indonesia, tutupnya.
Tonton video “Komite Hak Penerbit akan segera ditangguhkan, semua platform digital diminta untuk mematuhi” (prf/ega)