Jakarta –
Read More : Dinilai Hina Raja Thailand, Dosen Terkenal dari AS Mau Dipenjarakan!
Layanan Statistik Pusat (BPS) memprediksi peningkatan produksi beras pada bulan Januari, pada Mei 202 menjadi 46 juta ton. Jumlah ini meningkat sebesar 1,83 juta ton lebih dari pada periode yang sama pada tahun 2024.
“Pada bulan Januari, produksi beras akan mencapai 16,62 juta ton atau 12,8 juta ton atau 12,8 juta ton,” kata BPS Building, Selasa.
Pada bulan Februari 2025, pada bulan Februari 2025, mencapai 2,2 juta ton beras untuk produksi, dari tahun 2024 hingga 2025 dan 13,14 juta ton.
“4,96 persen dari periode yang sama tahun lalu,” jelasnya.
Pertumbuhan beras sejak Januari 2025 adalah 230.000 hektar atau 5,53% dibandingkan dengan 2024, yaitu 230.000 hektar atau 5,53% dibandingkan dengan 2024.
“Pada bulan Januari-Mei, daerah ini diperkirakan akan meningkat sebesar 5,47 juta hektar atau 0,64 juta hektar atau 13,29%,” jelasnya.
Selain itu, pada 20 Mei hingga 20 Mei, produksi biji -bijian diperkirakan akan meningkat. Pada bulan Februari 2025, butiran kering meningkat 3,88 juta ton atau 0,41 juta dibandingkan dengan 2024 dibandingkan dengan 2024.
“Pada saat yang sama, Maret 2225 juta ton GKG saya, pada periode yang sama tahun lalu meningkat 4,95 % (ADA / AR)